Ribuan Warga Padati Kota Balige, Pawai HUT ke-81 RI Semarakkan Perayaan Kemerdekaan di Toba
BALIGE//Satupena co.id.Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu kuat di Kabupaten Toba.
Ribuan masyarakat memadati sejumlah ruas jalan utama di Kota Balige, Senin (17/8/2026), untuk menyaksikan pawai kemerdekaan yang menampilkan keberagaman budaya, marching band, atraksi peserta, hingga barisan pelajar.
Pawai yang dipusatkan di Kota Balige tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pelajar tingkat TK/PAUD hingga SMA, aparatur pemerintah, TNI, Polri, Satpol PP, organisasi kepemudaan, tenaga kesehatan, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Iring-iringan peserta pawai diberangkatkan dari lokasi pelaksanaan upacara peringatan detik-detik Proklamasi di Lapangan Sisingamangaraja XII (Venue).
Selanjutnya, rombongan bergerak menyusuri Jalan Bukit Barisan, Jalan Siliwangi, Jalan T.D. Pardede, Jalan Patuan Nagari, Terminal Mini, Jalan Raja Paindoan, Jalan Gereja, Jalan Sisingamangaraja, Jalan D.I. Panjaitan, Jalan Mulia Raja, dan kembali berakhir di Lapangan Sisingamangaraja XII Balige.
Sepanjang rute, masyarakat tampak antusias menyaksikan setiap barisan yang melintas.
Ribuan warga berdiri di sisi jalan, sementara dentuman musik marching band, atraksi peserta, serta beragam pakaian adat Nusantara membuat suasana Kota Balige semakin meriah.
Seorang warga Balige, Stepany (32), mengaku senang dapat menyaksikan langsung pawai kemerdekaan tahun ini.
Menurutnya, penampilan peserta terlihat semakin beragam, khususnya marching band.
“Marching band tahun ini sepertinya semakin banyak. Tentu semakin banyak peserta harus diimbangi dengan pengaturan petugas yang lebih tegas agar pawai berjalan lebih rapi dan tertib,” ujarnya.
Ia mengaku sengaja datang untuk menyaksikan kemeriahan pawai sekaligus memberikan dukungan kepada adiknya yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Ulos dan Budaya Nusantara Warnai Pawai
Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, pawai kemerdekaan juga menjadi ruang untuk menampilkan kekayaan budaya Nusantara.
Berbagai kelompok peserta tampil dengan pakaian adat dari beragam daerah.
Nuansa budaya Batak Toba terlihat cukup dominan melalui penggunaan ulos yang dikenakan para peserta, termasuk pelajar maupun sejumlah pejabat pemerintah.
Kehadiran pakaian adat tersebut tidak hanya menambah kemeriahan pawai, tetapi juga memperkuat identitas budaya lokal masyarakat Toba dalam momentum peringatan kemerdekaan.
Barisan peserta diawali pasukan pembawa bendera, kemudian Paskibraka Kabupaten Toba Tahun 2026, pasukan TNI, Polri dan Satpol PP.
Setelah itu, pawai dilanjutkan dengan barisan peserta dari tingkat TK/PAUD.
Kemeriahan semakin terasa ketika marching band dari UPTD SD tampil di hadapan masyarakat.
Penampilan tersebut kemudian dilanjutkan peserta tingkat SMP dan SMA.
Barisan pelajar juga diselingi kehadiran petugas kesehatan dan tim dari RSU HKBP Balige yang turut mengambil bagian dalam rangkaian pawai.
Bupati Toba: Pawai Cerminan Keberagaman dan Kebersamaan
Sementara itu, dari panggung kehormatan yang berada di Jalan Patuan Nagari, tepatnya di depan Kantor Pengadilan Negeri Balige, Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu bersama Ketua TP PKK Toba Ny. Astita Effendi Napitupulu tampak menyambut sekaligus menyaksikan setiap barisan peserta yang melintas.
Bupati Toba menyampaikan bahwa pawai merupakan salah satu bentuk perayaan kemerdekaan yang melibatkan langsung masyarakat.
“Ini salah satu cara Pemkab Toba merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Keberagaman Indonesia terlihat dari pawai ini. Kita juga senang melihat antusias masyarakat yang menyaksikan kegiatan ini,” ujar Effendi Sintong.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus bersama Staf Ahli TP PKK Ny. Riama Audi Murphy, Sekda Toba Paber Napitupulu bersama istri, Ketua DPRD Toba Franshendrik Tambunan bersama istri, Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak bersama istri, Kapolres Toba AKBP V.J. Parapaga, S.I.K. bersama istri, Kajari Toba Muslih, Ketua PN Balige Anita Silitonga, Pabung Kodim 0210/TU Mayor Arm Guntur Sebayang, Camat Balige Partogi Tambunan bersama istri, serta sejumlah pejabat dan undangan lainnya.
Setiap barisan yang melintasi panggung kehormatan menampilkan ciri khas masing-masing.
Perpaduan pakaian adat, musik, atraksi dan kreativitas para peserta menjadikan pawai bukan sekadar rangkaian hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan keberagaman budaya kepada generasi muda.
Riuh suara peserta defile berpadu dengan sorak-sorai masyarakat menciptakan suasana penuh semangat di sepanjang rute pawai.
Pawai HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut sekaligus menjadi gambaran kuatnya semangat kebersamaan masyarakat Toba dalam mengisi kemerdekaan.
Bupati Toba berharap semangat kemerdekaan tidak berhenti pada pelaksanaan upacara, tetapi terus diwujudkan melalui keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menjaga persatuan, melestarikan budaya, serta mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi daerah maupun bangsa.
(M Siboro C.ILJ)

















