Kebakaran Hebat Hanguskan 96 Bangunan di Desa Jeget Ayu Aceh Tengah, Ibu dan Anak Alami Luka Bakar
ACEH TENGAH//Satupena co. id. Warga Desa Jeget Ayu, Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, kembali berduka setelah kebakaran hebat melanda permukiman warga pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 96 bangunan, dengan rincian 73 rumah pribadi.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun, terdapat 60 kepala keluarga (KK) atau sekitar 243 jiwa yang terdampak akibat musibah tersebut.
Kebakaran juga menyebabkan seorang ibu dan anaknya mengalami luka bakar. Sang ibu, yang berusia sekitar 40 tahun, dilaporkan mengalami luka bakar sekitar 80 persen, sementara anaknya yang masih berusia 2 tahun mengalami luka bakar sekitar 30 persen.
Tidak ada korban jiwa meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran tersebut. Kedua korban yang mengalami luka bakar selanjutnya mendapat penanganan medis.
Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat korsleting atau hubungan arus pendek listrik.
Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.
Dalam upaya memadamkan kobaran api, sebanyak dua armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Api baru berhasil dipadamkan setelah petugas dan warga melakukan upaya pemadaman selama kurang lebih satu jam.
Data sementara yang tercatat di lokasi menunjukkan sebanyak 111 laki-laki dan 106 perempuan terdampak, termasuk 20 balita, 5 ibu hamil, serta 1 penyandang disabilitas.
Musibah ini meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Desa Jeget Ayu. Warga yang terdampak kini membutuhkan perhatian dan bantuan, terutama untuk kebutuhan tempat tinggal sementara, makanan, pakaian, serta kebutuhan dasar lainnya.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait diharapkan dapat segera melakukan pendataan dan memberikan bantuan kepada seluruh warga yang terdampak musibah kebakaran tersebut.
Laporan: Tim Media
Sumber: Data sementara Desa Jeget Ayu, 9 Agustus 2026.
Catatan redaksi: angka korban dan bangunan menggunakan data sementara yang terlihat pada dokumen Desa Jeget Ayu, sehingga dapat diperbarui apabila pemerintah atau petugas di lapangan mengeluarkan data resmi terbaru.
(M Siboro C.ILJ)















