ACEH TIMUR — Pemerintah Gampong bersama masyarakat Senuebok Saboh, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, menggelar rapat bersama dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus membahas sejumlah aturan dan penambahan Qanun gampong.
Rapat yang berlangsung pada Jumat, 7 Agustus 2026, tersebut menghasilkan kesepakatan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gampong Senuebok Saboh akan dilaksanakan pada 7 September 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting masyarakat gampong dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus memperkuat nilai keagamaan, kebersamaan, dan silaturahmi antarwarga.
Selain membahas persiapan Maulid, rapat juga dimanfaatkan sebagai forum musyawarah untuk menyampaikan dan membahas sejumlah ketentuan yang berkaitan dengan kehidupan sosial masyarakat, termasuk penambahan Qanun gampong.
Dalam rapat tersebut, Tgk. Imum Gampong Abdul Manaf menyampaikan sejumlah hal yang dinilai penting untuk menjadi perhatian bersama.
Salah satu yang dibahas adalah aturan mengenai pelaksanaan kenduri maupun pesta perkawinan yang dilaksanakan oleh masyarakat. Ketentuan tersebut diharapkan dapat menciptakan keteraturan dalam pelaksanaan setiap kegiatan masyarakat serta tetap menghormati adat istiadat dan nilai-nilai syariat Islam yang berlaku di Gampong Senuebok Saboh.
Menurutnya, aturan yang disepakati melalui musyawarah bukan semata-mata untuk membatasi masyarakat, melainkan sebagai pedoman bersama agar setiap kegiatan dapat berlangsung tertib dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Kita berharap setiap kegiatan masyarakat, terutama kenduri dan pesta perkawinan, dapat dilaksanakan dengan tertib, tetap menjaga adat dan tentunya tidak bertentangan dengan syariat Islam, ujar Abdul Manaf.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kekompakan dan saling mengingatkan dalam kebaikan sehingga suasana kehidupan di gampong tetap aman, nyaman dan harmonis.
Sementara itu, Sekretaris Desa Senuebok Saboh, Muhammad ND, dalam kesempatan tersebut menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar lebih mengutamakan kewajiban ibadah, khususnya ketika memasuki waktu salat Magrib.
Ia mengingatkan masyarakat agar menghentikan sementara aktivitas pekerjaan ketika waktu Magrib tiba dan memberikan kesempatan untuk melaksanakan salat.
“Ketika sudah masuk waktu Magrib, mari kita hentikan aktivitas pekerjaan sejenak. Jangan sampai kesibukan membuat kita lalai terhadap kewajiban melaksanakan salat,” imbaunya.
Selain persoalan ibadah, Muhammad ND juga mengingatkan masyarakat agar lebih aktif menghadiri rapat-rapat umum gampong.
Menurutnya, rapat gampong merupakan wadah penting untuk menyampaikan informasi, membahas berbagai persoalan, serta mengambil keputusan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.
“Kehadiran masyarakat dalam rapat gampong sangat penting. Apa yang dibahas menyangkut kepentingan kita bersama, sehingga jangan sampai ada warga yang tidak mengetahui hasil musyawarah karena tidak hadir, tambahnya.
Di penghujung rapat, Keuchik Senuebok Saboh, Mukhtar, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan mengikuti jalannya musyawarah.
Menurutnya, kehadiran masyarakat menunjukkan adanya kepedulian dan semangat kebersamaan dalam membangun gampong.
“Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh warga yang telah hadir dan berpartisipasi aktif dalam rapat ini. Segala ketentuan dan kesimpulan yang telah disepakati bersama antara perangkat gampong dan masyarakat, Insyaallah akan menjadi pedoman kita dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat, kata Mukhtar.
Ia menegaskan, hasil musyawarah tersebut diharapkan dapat dilaksanakan secara bersama-sama dengan penuh tanggung jawab.
Terkait pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW, Mukhtar mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menyukseskan kegiatan yang telah ditetapkan pada 7 September 2026.
“Ini bukan hanya kegiatan pemerintah gampong, tetapi kegiatan kita bersama. Karena itu, mari kita dukung dan sukseskan pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh kebersamaan dan keikhlasan, ujarnya.
Ia berharap peringatan Maulid Nabi tahun ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan masyarakat kepada Rasulullah SAW serta memperkuat ukhuwah dan silaturahmi antarwarga.
“Semoga kegiatan ini berjalan lancar, mendapat keberkahan dari Allah SWT dan semakin mempererat persaudaraan masyarakat Gampong Senuebok Saboh, pungkas Mukhtar.
Rapat tersebut mencerminkan pentingnya musyawarah dalam kehidupan masyarakat gampong. Berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan bersama dibahas secara terbuka sehingga keputusan yang diambil dapat menjadi kesepakatan bersama.
Dengan telah ditetapkannya tanggal pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW, masyarakat dan pemerintah gampong selanjutnya diharapkan dapat mempersiapkan seluruh kebutuhan kegiatan secara bersama-sama.
Semangat gotong royong, kepedulian terhadap agama dan adat, serta partisipasi masyarakat menjadi modal utama agar pelaksanaan Maulid Nabi di Gampong Senuebok Saboh pada 7 September 2026 dapat berlangsung sukses, tertib, dan penuh keberkahan.
Reporter: ZAS















