ACEH TIMUR – Tim Teknis Kecamatan Pante Bidari, Muhammad Habibi, mengatakan kepada media ini bahwa penyaluran sisa 20 persen dana stimulan bagi korban banjir dilakukan berdasarkan data penerima yang telah melalui proses verifikasi dan pemeriksaan.
“Penyaluran hari ini merupakan lanjutan dari realisasi sebelumnya. Untuk sisa 20 persen ini, prosesnya kita lakukan sesuai data penerima yang telah ditetapkan dan hasil verifikasi di lapangan, ujar Habibi kepada media ini, Jumat (21/8/2026).
Menurutnya, proses penyaluran yang berlangsung di Aula Kantor Camat Pante Bidari tersebut turut melibatkan pihak Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai penyalur. Tim teknis mendampingi proses tersebut agar pembayaran dapat berjalan tertib dan sesuai dengan ketentuan.
Habibi menjelaskan, sebelumnya progres realisasi sebesar 80 persen telah dilaporkan dan dilakukan pemeriksaan oleh pihak terkait, termasuk Inspektorat dan BPBD.
“Harapannya, seluruh proses penyaluran ini dapat berjalan lancar dan bantuan yang diterima masyarakat benar-benar dimanfaatkan untuk memperbaiki rumah yang terdampak banjir, katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat penerima agar menggunakan dana stimulan tersebut sesuai peruntukannya, terutama untuk kebutuhan perbaikan rumah yang mengalami kerusakan akibat banjir.
“Kita berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu mereka mempercepat proses perbaikan rumah sehingga bisa kembali ditempati dengan nyaman, ujar Habibi.
Penyaluran sisa 20 persen ini menjadi salah satu bagian penting dari rangkaian pemulihan korban banjir di Kecamatan Pante Bidari. Masyarakat pun berharap seluruh proses bantuan dapat terus dikawal secara transparan hingga seluruh hak penerima benar-benar terselesaikan.
Reporter: ZAS

















