AcehACEH TIMURBerita

Jalan Perlak–Lokop Kembali Putus Diterjang Banjir, Delapan Desa di Serbajadi Terisolasi; Warga Desak PUPR Aceh Segera Bertindak

×

Jalan Perlak–Lokop Kembali Putus Diterjang Banjir, Delapan Desa di Serbajadi Terisolasi; Warga Desak PUPR Aceh Segera Bertindak

Sebarkan artikel ini

Forum Masyarakat Peduli Serbajadi meminta penanganan darurat terhadap akses jalan yang terputus serta pembangunan bronjong untuk menghentikan erosi sungai yang mengancam permukiman warga Desa Nalon.

Aceh Timur, Satupena.co.id: Hujan deras yang mengguyur wilayah Lokop, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, pada Senin malam (3/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, kembali mengakibatkan putusnya ruas Jalan Perlak–Lokop di titik STA 77+300, tepatnya di Alur Durindaun Keluwet, Desa Nalon, Kecamatan Serbajadi.

Ironisnya, ruas jalan tersebut diketahui baru saja selesai diperbaiki. Namun derasnya arus sungai kembali menggerus badan jalan hingga akses transportasi utama menuju Kecamatan Serbajadi lumpuh total.

Akibat kejadian tersebut, jalur penghubung antara Kecamatan Serbajadi dengan pusat pemerintahan Kabupaten Aceh Timur tidak dapat dilalui. Sedikitnya delapan desa di kawasan Lokop dilaporkan terisolasi karena terputusnya akses darat.

Baca juga Artikel ini :  Mewakili Bupati Aceh Tamiang, StafaAhli Setdakab Secara Resmi Membuka Acara Open Rekrutmen Tenaga Cash for Work

Menanggapi kondisi tersebut, Forum Masyarakat Peduli Serbajadi (FMPS) melalui Ketua Bukhari Muslim, MH, telah menyampaikan surat resmi kepada Kepala UPTD Dinas PUPR Aceh Wilayah Timur agar segera turun ke lokasi dan melakukan penanganan darurat.

Selain memperbaiki jalan yang putus, masyarakat juga mendesak Pemerintah Aceh melalui Dinas PUPR untuk segera melakukan penanganan permanen terhadap erosi sungai yang terus mengikis lahan warga di Desa Nalon. Menurut mereka, abrasi sungai kini semakin mendekati kawasan permukiman dan berpotensi menimbulkan kerusakan yang lebih besar apabila tidak segera ditangani.

Baca juga Artikel ini :  Jalan Utama Ringin Kembar Rusak Parah, Warga Terpaksa Bertaruh Nyawa Setiap Hari

Masyarakat meminta pembangunan bronjong sebagai langkah pengamanan tebing sungai agar aliran sungai tidak terus menggerus daratan dan mengancam rumah-rumah warga.

Sudirman, Koordinator Kecamatan (Korcam) wartawan Serbajadi, menyampaikan bahwa masyarakat berharap pemerintah tidak lagi lamban dalam merespons persoalan yang berulang setiap musim hujan.

“Kami meminta Dinas PUPR Aceh Wilayah Timur segera bertindak. Jangan hanya memperbaiki jalan yang putus, tetapi juga mengatasi penyebabnya dengan memasang bronjong agar erosi sungai tidak terus menggerus lahan hingga ke permukiman warga. Jangan berlarut-larut, karena masyarakat Serbajadi sudah berkali-kali menjadi korban bencana,” ujarnya.

Baca juga Artikel ini :  Berikan Bimtek PPK Jelang Pilkada Serentak 2024, Kapolres Aceh Tengah : Jaga Integritas Dan Netralitas

Masyarakat berharap Pemerintah Aceh, khususnya Dinas PUPR, segera mengirim tim teknis ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat sekaligus menyusun solusi permanen agar bencana serupa tidak terus berulang setiap tahun.

Surat permohonan tersebut juga ditembuskan kepada Gubernur Aceh, Sekretaris Daerah Aceh, Ketua DPRA, Kepala Dinas PUPR Aceh, Kepala Bappeda Aceh, Bupati Aceh Timur, Ketua DPRK Aceh Timur, serta unsur Muspika Kecamatan Serbajadi sebagai bentuk harapan agar persoalan ini menjadi perhatian bersama dan segera ditindaklanjuti. ( Redaksi ).

Hayo mau copy paste ya