BeritaLampungPendidikan

MPLS SMPN 7 Lampung Utara Utamakan Pembentukan Karakter, Sekolah Pastikan Bebas Perpeloncoan

×

MPLS SMPN 7 Lampung Utara Utamakan Pembentukan Karakter, Sekolah Pastikan Bebas Perpeloncoan

Sebarkan artikel ini

Materi berfokus pada pendidikan karakter, pencegahan perundungan, literasi digital, serta pengenalan lingkungan sekolah dengan melibatkan tenaga kesehatan dan personel TNI.

Lampung Utara –Satupena.co.id: SMP Negeri 7 Kabupaten Lampung Utara menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan mengedepankan pembentukan karakter, pengenalan lingkungan sekolah yang ramah, serta menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik baru.

Seluruh rangkaian kegiatan MPLS berlangsung secara tertib, edukatif, dan dipastikan bebas dari praktik perpeloncoan maupun tindakan yang mengarah pada perundungan.

Kepala SMPN 7 Lampung Utara, Septinawati, S.E., didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Desy Malasari, S.Si., menjelaskan bahwa sekolah telah menyiapkan sejumlah materi wajib sebagai bekal awal bagi peserta didik baru.

Baca juga Artikel ini :  TRANFORMASI GURU DI ERA DISRUPSI: BUKAN LAGI SUMBER ILMU, TAPI NAVIGATOR LITERASI

Materi tersebut meliputi Wawasan Wiyata Mandala, Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Program Pagi Ceria, etika bermedia sosial, pencegahan perundungan (bullying), pembiasaan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun), serta pengenalan kurikulum dan tata tertib sekolah.

“Kami memastikan seluruh kegiatan MPLS berada dalam pengawasan ketat Tim MPLS yang terdiri atas guru dan panitia. Tidak ada ruang bagi perpeloncoan. Setiap kegiatan selalu didampingi guru untuk mencegah terjadinya perundungan sekaligus memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya saling menghormati dan menciptakan lingkungan belajar yang aman,” ujar pihak sekolah.

Baca juga Artikel ini :  Kapolres Aceh Timur Beri Penghargaan pada Anggota Berprestasi

Untuk memperkaya wawasan peserta didik, SMPN 7 juga menghadirkan narasumber dari luar sekolah, yakni tenaga kesehatan dari Puskesmas serta personel TNI. Kehadiran kedua instansi tersebut diharapkan dapat memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan, membangun kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab sejak dini.

Seluruh mekanisme pengawasan selama MPLS telah diatur secara sistematis. Pembagian tugas antara guru dan pengurus OSIS dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) resmi sehingga setiap kegiatan berjalan sesuai prosedur dan tetap mengedepankan keselamatan serta kenyamanan siswa.

Selain penyampaian materi, sekolah juga memfasilitasi proses adaptasi peserta didik melalui pengenalan warga sekolah dan tur lingkungan secara interaktif. Kegiatan ini bertujuan agar siswa lebih mengenal fasilitas sekolah, tata tertib, serta budaya positif yang diterapkan di SMPN 7 Lampung Utara.

Baca juga Artikel ini :  Wujud Kebersamaan Dengan Warga Babinsa Komsos Dengan Masyarakat

Sebagai penutup rangkaian MPLS, sekolah akan menggelar Parade Ekstrakurikuler. Dalam kegiatan tersebut, seluruh organisasi dan ekstrakurikuler unggulan akan menampilkan program, prestasi, serta aktivitas masing-masing sebagai sarana memperkenalkan pilihan kegiatan kepada siswa baru.

Melalui MPLS yang edukatif, inklusif, dan bebas perpeloncoan, SMPN 7 Lampung Utara berharap seluruh peserta didik baru dapat beradaptasi dengan baik, memiliki karakter yang kuat, serta siap mengikuti proses pembelajaran secara optimal.

Reporter: Andre

Hayo mau copy paste ya