Aceh Tamiang, satupena.co.id:
Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, SE.I., secara resmi meresmikan gedung TK Islam Nashrullah yang terletak di Kampung Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, pada Sabtu, (20/6/2026). Bangunan ini dibangun kembali oleh Yayasan Cakra Abhipraya Responsif, menggantikan fasilitas yang rusak parah akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah ini pada akhir November 2025 lalu.
Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pengurus yayasan beserta seluruh donatur yang telah berinisiatif dan berkontribusi mewujudkan kembali sarana pendidikan tersebut. Menurutnya, langkah ini menjadi bukti nyata kepedulian sesama dalam memulihkan fasilitas umum yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi‑tingginya kepada Yayasan Cakra Abhipraya Responsif dan seluruh pihak yang telah membantu pemulihan sarana pendidikan pascabencana,” ujar Wabup Ismail.
Lebih lanjut ia menjelaskan, pembangunan kembali tempat belajar ini bukan sekadar mendirikan bangunan semata, melainkan upaya strategis mempersiapkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat dan berlandaskan nilai‑nilai keagamaan. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bangkit bersama dari dampak bencana serta mempererat kerja sama dalam membangun daerah. Wabup menilai komitmen yayasan sangat luar biasa, mulai dari peletakan batu pertama hingga bangunan siap digunakan oleh anak‑anak setempat.
Sementara itu, Ketua Yayasan Cakra Abhipraya Responsif, Putro Anugrah Lindu, menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak yang memiliki kepedulian tinggi terhadap dunia pendidikan di Aceh Tamiang.
“Kami percaya bahwa ide terbaik adalah ide yang terlaksana. Melalui kolaborasi dan semangat kebersamaan, mimpi untuk menghadirkan tempat belajar dan mengaji yang nyaman bagi anak‑anak akhirnya dapat terwujud,” ungkapnya.
Ia juga menganggap pembangunan gedung ini sebagai simbol semangat persatuan Bhinneka Tunggal Ika, di mana berbagai pihak dari latar belakang yang berbeda bersatu padu demi satu tujuan mulia: membangun masa depan generasi Aceh Tamiang yang lebih baik.
Momen peresmian ditandai dengan pemotongan pita secara bersama‑sama oleh Wakil Bupati, jajaran pengurus yayasan, Ketua MPD, serta unsur pimpinan daerah dan kecamatan. Suasana kegiatan semakin meriah dengan penampilan kreatif dari para murid TK Islam Nashrullah yang siap menempati gedung baru tersebut.(Yogi).

















