Aceh Tamiang, satupena.co.id:
Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, S.E.I., menghadiri penyerahan simbolis bantuan stimulan bagi petani kelapa sawit berkelanjutan di Kampung Suka Ramai, Kecamatan Seruway, Jumat (19/6/2026). Bantuan yang disalurkan meliputi pupuk dolomit, alat kerja, serta dukungan pembiayaan, khusus ditujukan untuk memulihkan dan meningkatkan produktivitas kebun yang terdampak banjir.
Dalam sambutannya, Wabup Ismail menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang berinisiatif dan berkontribusi mendukung masyarakat setempat. Ia menekankan bahwa sektor perkebunan menjadi salah satu penyangga utama perekonomian daerah, sehingga pemulihannya harus menjadi upaya bersama agar bisa pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat.
“Kami berterima kasih atas kolaborasi yang terjalin. Sudah saatnya kita berikhtiar bersama memperkuat sektor ini agar produktivitas kembali meningkat dan berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Menurut Wabup, peningkatan hasil panen petani akan menggerakkan roda ekonomi di tingkat desa hingga kabupaten. Keberlanjutan kesejahteraan masyarakat sangat bergantung pada sehatnya usaha yang mereka jalankan, sehingga dukungan sarana dan pendanaan menjadi sangat berharga pascabencana.
Sementara itu, mewakili Forum Konservasi Leuser (FKL), Hendra menegaskan posisi istimewa Aceh Tamiang dalam pengelolaan kelapa sawit. Daerah ini dikenal memiliki banyak petani yang sudah bersertifikasi, menjadi bukti pengelolaan yang terjaga kualitasnya. Bantuan ini berfungsi sebagai pendorong agar keberlanjutan ekonomi petani tetap terjaga.
“Ke depannya kami juga akan mengembangkan bibit unggul agar petani semakin berdaya saing dan hasil kebunnya terus meningkat,” tambah Hendra.
Program ini menargetkan seluas 369 hektare kebun kelapa sawit rakyat yang tersebar di beberapa desa, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 371 petani swadaya. Penyaluran dilaksanakan berkat kerja sama berbagai lembaga dan mitra strategis, termasuk Forum Konservasi Leuser, sebagai wujud komitmen mendukung perkebunan berkelanjutan sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana.
Turut hadir Camat Rantau, Camat Seruway, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Seruway, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Perkebunan, para Datok Penghulu, mitra strategis, serta masyarakat petani kelapa sawit Kampung Suka Ramai.(Yogi).

















