AcehBeritaBIREUEN

Kemacetan Parah di Jembatan Kutablang Bireuen, DPRA Desak Evaluasi Sistem Buka-Tutup

×

Kemacetan Parah di Jembatan Kutablang Bireuen, DPRA Desak Evaluasi Sistem Buka-Tutup

Sebarkan artikel ini

Antrean Kendaraan Mengular Berjam-jam, Aktivitas Ekonomi Terganggu dan Keselamatan Pengguna Jalan Terancam

Banda Aceh –Satupena.co.id: Kemacetan panjang yang terus terjadi di kawasan Jembatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, kembali menuai sorotan publik. Sistem buka-tutup yang diterapkan di jalur penghubung utama Aceh–Sumatera Utara dinilai belum berjalan efektif karena menyebabkan antrean kendaraan mengular hingga berjam-jam.

Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya distribusi barang lintas daerah yang bergantung pada kelancaran jalur tersebut.

Baca juga Artikel ini :  Ribuan Obor Siap Terangi Malam Takbiran di Pante Bidari

Wakil Ketua DPRA, Saifuddin Muhammad yang akrab disapa Yah Fud, meminta Dinas Perhubungan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pola pengaturan lalu lintas di lokasi itu. Menurutnya, durasi buka-tutup yang tidak seimbang menjadi salah satu penyebab utama terjadinya antrean panjang, terutama pada jam-jam sibuk.

“Perlu ada pengaturan ulang jadwal buka-tutup serta skema alternatif agar arus kendaraan bisa lebih tertib dan efisien,” ujarnya.

Baca juga Artikel ini :  Satgas Gulbencal Kodim 0106/Aceh Tengah Lanjutkan Pembersihan Longsor di SDN 11 Pegasing

Selama ini, sistem buka-tutup diberlakukan guna menghindari penumpukan kendaraan saat melintasi jembatan darurat. Namun, tingginya volume kendaraan dari dua arah justru kerap memicu kemacetan berkepanjangan.

Selain itu, masih adanya pengendara yang melawan arus turut memperparah situasi di lapangan dan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Yah Fud juga meminta aparat terkait untuk bertindak tegas terhadap pelanggaran yang terjadi. Ia berharap Dinas Perhubungan bersama pihak keamanan dapat memberikan perhatian serius agar persoalan tersebut segera teratasi dan mobilitas masyarakat kembali lancar.

Baca juga Artikel ini :  Perkuat Sinergi, Bhabinkamtibmas Polsek Tangse Sambangi Warga di Desa Pucok II

Sementara itu, masyarakat berharap adanya solusi cepat dan konkret dari pemerintah, sehingga jalur vital tersebut tidak lagi menjadi titik kemacetan yang merugikan banyak pihak. (SrNTv)

Hayo mau copy paste ya