AcehACEH TENGAHBerita

Masyarakat Kampung Burbiah Terima Daging Meugang dari Program Ketahanan Pangan

×

Masyarakat Kampung Burbiah Terima Daging Meugang dari Program Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini

Sebanyak 185 KK Terima 1,2 Kg Daging per Keluarga, Bentuk Kepedulian Pasca Bencana

Aceh TengahSatupena.co.id: Pemerintah Kampung Burbiah, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, menyalurkan daging meugang kepada masyarakat dari hasil program ketahanan pangan tahun 2023/2024, Kamis (19/3/2026).

Penyaluran tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah kampung dalam membantu masyarakat yang tengah berangsur pulih secara ekonomi, pasca musibah banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada 26 November 2025 lalu.

Baca juga Artikel ini :  Puluhan ribu Pelayat Tumpah Ruah di Kuta Krueng, Polres Pidie Jaya Pastikan Keamanan

Sebanyak 185 Kepala Keluarga (KK) di Kampung Burbiah menerima pembagian daging meugang tersebut. Setiap KK mendapatkan sekitar 1,2 kilogram daging murni, serta tambahan tulang dan kulit dari dua ekor sapi jenis Lembu Bali yang dipotong khusus untuk keperluan meugang.

Reje Kampung Burbiah, Alpin Dasly, kepada wartawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kampung dalam memanfaatkan program ketahanan pangan untuk kesejahteraan masyarakat.

Baca juga Artikel ini :  Strategi Keamanan Holistik: Polres Pidie Jaya Intensifkan Patroli Presisi Menuju Pilkada yang Damai

“Alhamdulillah, hasil dari ketahanan pangan ini bisa kita rasakan bersama, khususnya dalam momentum meugang menjelang hari besar keagamaan. Kami berharap ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat,” ujarnya.

Baca juga Artikel ini :  LSM Garda Timur Indonesia (GTI) Desak Polda Sulut Usut Tuntas Keterlibatan Kiki Mewo dalam Aktivitas PETI di Kebun Raya Ratatotok

Ia juga menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya sebagai bentuk bantuan sosial, tetapi juga wujud kebersamaan dan solidaritas antarwarga dalam menghadapi masa pemulihan pasca bencana.

“Semoga langkah ini juga dapat menjadi contoh bagi kampung lainnya dalam mengelola program ketahanan pangan agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutupnya. ( Onot Pejebe ).

Hayo mau copy paste ya