AcehACEH TAMIANGBeritaPemerintah

Safari Ramadhan 1447 H Ditutup di Rantau, Wabup Ismail Ajak Warga Jadikan Ramadhan Momentum Refleksi Pasca-Bencana

×

Safari Ramadhan 1447 H Ditutup di Rantau, Wabup Ismail Ajak Warga Jadikan Ramadhan Momentum Refleksi Pasca-Bencana

Sebarkan artikel ini

Pemkab Aceh Tamiang salurkan bantuan Rp100,2 miliar bagi korban banjir dan serahkan bantuan operasional masjid pada penutupan Safari Ramadhan di Kampung Benua Raja.

Aceh Tamiang – Satupena.co.id:
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang resmi menutup rangkaian kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah pada Jumat (13/3/2026). Penutupan kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Asy-Syuhada, Kampung Benua Raja, Kecamatan Rantau, yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, S.E.I.

Dalam sambutannya di hadapan jamaah, Wakil Bupati Ismail mengajak masyarakat untuk tetap tegar dan menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum refleksi diri, khususnya dalam menghadapi ujian dan musibah bencana yang baru saja melanda wilayah Aceh Tamiang.

“Jadikanlah Ramadhan sebagai ruang refleksi untuk lebih sabar dalam menghadapi musibah ini. Puasa mengajarkan kita nilai kesabaran, keikhlasan, dan tawakal yang sesungguhnya kepada Allah SWT,” ujar Ismail.

Baca juga Artikel ini :  Kapolres Pidie Imbau Masyarakat Jauhi Judi Online

Terkait upaya pemulihan pasca-banjir, Ismail menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terus bekerja secara maksimal untuk memastikan berbagai bentuk bantuan dapat segera disalurkan kepada masyarakat terdampak, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Menurutnya, langkah ini dilakukan agar kehidupan sosial masyarakat serta aktivitas perekonomian dapat kembali berjalan normal.

“Negara dan pemerintah hadir di tengah masyarakat. Dana sebesar Rp100,2 miliar telah disalurkan untuk membantu ahli waris korban, biaya pengisian hunian, hingga jaminan hidup bagi masyarakat terdampak. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Selain itu, Wakil Bupati juga mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang baik melalui jalur yang tepat, seperti melalui Datok Penghulu maupun Camat, sehingga aspirasi masyarakat dapat ditampung dan ditindaklanjuti secara efektif.

Baca juga Artikel ini :  Pj. Bupati Asra Menghadiri Pelantikan Majelis Daerah Kahmi Dan Forhati Kabupaten Aceh Tamiang

“Segala aspirasi masyarakat tentu kami terima, namun alangkah baiknya disampaikan melalui jalur yang tepat agar tercipta komunikasi yang sehat dan dewasa antara masyarakat dan pemerintah,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang juga menyerahkan bantuan operasional kepada Datok Penghulu serta pengurus Masjid Asy-Syuhada sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan kemakmuran masjid.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu kelancaran operasional masjid sekaligus memperkuat aktivitas keagamaan masyarakat di Kampung Benua Raja.

Menutup rangkaian Safari Ramadhan tahun ini, Wakil Bupati Ismail mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam membangun daerah.

Baca juga Artikel ini :  Keamanan Prioritas: Polres Pidie Jaya Intensifkan Razia Malam Skala Besar Jelang Pleno Pilgub Aceh

“Mari kita bersatu membangun Aceh Tamiang bersama ulama dan umara agar daerah ini segera pulih, bangkit, maju, dan kembali normal pasca-bencana,” pungkasnya.

Safari Ramadhan tahun ini terasa berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selain dilaksanakan dalam suasana pasca-banjir, rombongan pemerintah daerah juga turut melibatkan jajaran pengurus PKK Kabupaten Aceh Tamiang.

Kehadiran para pengurus PKK tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbaur langsung dengan pengurus PKK di tingkat kecamatan hingga kampung, sehingga hubungan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat.

(D. Yogi S).

Hayo mau copy paste ya