ACEH UTARA – Di tengah duka yang menyelimuti keluarga korban kebakaran di Gampong Pusong, Kecamatan Samudera, Persatuan Wartawan Online (PWO) Kabupaten Aceh Utara hadir membawa harapan dan kepedulian. Sabtu (7/3/2026), para wartawan yang tergabung dalam organisasi tersebut mengantarkan langsung bantuan untuk keluarga Syarifuddin (60) yang rumahnya hangus dilalap api.
Musibah kebakaran itu telah meluluhlantakkan rumah milik Syarifuddin dan menghanguskan hampir seluruh harta benda yang ada di dalamnya. Kini keluarga tersebut harus memulai kembali kehidupan dari awal di tengah keterbatasan.
Bantuan yang diantarkan langsung oleh Ketua PWO Aceh Utara, Marzuki Asamad, bersama sejumlah wartawan, menjadi bentuk nyata solidaritas insan pers terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Berbagai kebutuhan rumah tangga dan bahan pokok dibawa untuk membantu meringankan beban keluarga korban. Bantuan tersebut di antaranya tabung gas, rice cooker, blender, kipas angin, panci, wajan, piring satu lusin, gelas satu lusin, sendok dan garpu satu set, pisau dapur, ember, baskom, sapu, tiga bantal, lemari plastik, air galon, beras, minyak goreng, telur, gula, mie instan, sarung atau mukena, handuk, sabun mandi, tiga sikat gigi, pasta gigi, hingga sampo.
Bantuan itu diterima langsung oleh istri korban, Nurlaila, dengan penuh haru. Saat ini suaminya, Syarifuddin, diketahui sedang berada di Nias karena bekerja sehingga tidak dapat menyaksikan langsung perhatian yang diberikan kepada keluarganya.
Ketua PWO Aceh Utara, Marzuki Asamad, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian para wartawan terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
“Kami hadir bukan hanya sebagai wartawan yang menyampaikan berita, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut merasakan duka saudara kita. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga korban dan memberi semangat untuk bangkit kembali, ujar Marzuki.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua KPA Wilayah Samudera Pase, Pon Yahya, yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan kemanusiaan tersebut.
Sementara itu, dengan mata berkaca-kaca, Nurlaila mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh para wartawan dan semua pihak yang telah peduli kepada keluarganya.
“Terima kasih banyak atas bantuan dan perhatian ini. Kami sangat terbantu di saat kami sedang mengalami musibah seperti sekarang, ucapnya haru.
Di tengah puing-puing kebakaran yang masih tersisa, kepedulian dan kebersamaan menjadi penguat bagi keluarga korban untuk kembali menata kehidupan yang sempat porak-poranda akibat musibah tersebut.
Reporter: ZAS












