Aceh Timur, Kamis 5 Februari 2026 — Upaya percepatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Gampong Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, terus dikebut. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menambah mitra pelaksana guna mempercepat penyelesaian pembangunan, sehingga masyarakat dapat segera menempati hunian yang lebih layak.
Keuchik Gampong Pante Rambong, Hermanto, menyampaikan apresiasi atas langkah BNPB yang dinilai telah mendengar langsung aspirasi masyarakat terkait lambatnya progres pembangunan Huntara. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kolonel Hendri Edward dan Bapak Dr. Drs. Isroil Samihardjo, M.Def.Stud, Anggota Dewan Pengarah BNPB, selaku perwakilan BNPB untuk kabupaten Aceh Timur yang dinilai berperan aktif dalam mendorong percepatan pembangunan di lapangan.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Kolonel Hendri Edward dan Bapak dr. Isroil yang sudah mau mendengar suara masyarakat, serta kepada BNPB yang telah menambah mitra kerja. Kami berharap dengan penambahan mitra ini, percepatan pembangunan Huntara benar-benar bisa terwujud, ujar Hermanto.
Ia menjelaskan, dari total rencana pembangunan 281 unit Huntara, saat ini masih terdapat 65 unit yang belum dibangun sama sekali. Pemerintah gampong dan masyarakat sangat berharap unit-unit tersebut dapat segera direalisasikan agar seluruh warga terdampak memiliki tempat tinggal yang layak.
Hermanto juga berharap progres pembangunan dapat dipercepat sehingga seminggu sebelum bulan suci Ramadan, masyarakat Gampong Pante Rambong sudah dapat menempati Huntara dan menjalani ibadah dengan lebih nyaman serta tenang.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait terus melakukan koordinasi intensif dengan BNPB dan pelaksana pembangunan di lapangan guna memastikan proses pembangunan berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Selain pembangunan fisik Huntara, perhatian terhadap kebutuhan dasar pengungsi seperti logistik, air bersih, dan fasilitas sanitasi juga tetap menjadi prioritas selama masa transisi.
Masyarakat Pante Rambong kini menaruh harapan besar agar percepatan pembangunan benar-benar terealisasi, sehingga mereka dapat segera keluar dari kondisi pengungsian dan kembali menjalani kehidupan yang lebih layak menjelang Ramadan.
Reporter: ZAS














