AcehACEH TIMURBeritaTNI Polri

Gerak Cepat Kapolsek Peureulak Tindaklanjuti Titik Api dari Aplikasi Lancang Kuning

×

Gerak Cepat Kapolsek Peureulak Tindaklanjuti Titik Api dari Aplikasi Lancang Kuning

Sebarkan artikel ini

Hotspot di Gampong Cek Mbon Ditemukan Sudah Padam, Polisi Imbau Warga Tidak Membuka Lahan dengan Cara Dibakar

Aceh Timur –Satupena.co.id: Respons cepat ditunjukkan Kapolsek Peureulak, Polres Aceh Timur, Polda Aceh, AKP Syamsul Bahri, S.H., bersama jajarannya setelah terdeteksi titik api melalui aplikasi pemantauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kamis (23/04/2026).

Informasi awal diterima sekitar pukul 12.00 WIB dari aplikasi Lancang Kuning yang menunjukkan koordinat 4.69538, 97.7704 di Gampong Cek Mbon, Kecamatan Peureulak. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek bersama personel langsung bergerak menuju lokasi.

Baca juga Artikel ini :  Kapolres Jombang Tinjau Pospam Operasi Ketupat Semeru 2026, Serahkan Tali Asih untuk Tingkatkan Semangat Petugas

Sekitar pukul 13.00 WIB, tim tiba di lokasi dan segera berkoordinasi dengan perangkat gampong setempat untuk memastikan titik yang dimaksud. Setelah melakukan penelusuran, satu jam kemudian petugas berhasil menemukan titik panas (hotspot) sesuai data aplikasi.

Namun, saat tim tiba di lokasi, api yang sebelumnya terpantau telah padam. Meski demikian, ditemukan sisa-sisa pembakaran berupa tumpukan batang pohon dan tanaman yang hangus.

Baca juga Artikel ini :  Keamanan Jelang Pilkada, Satlantas Polres Pidie Jaya Intensifkan Patroli Blue Light

“Setelah dilakukan pengecekan, api memang sudah padam, namun masih terdapat bekas pembakaran di lokasi,” ujar AKP Syamsul Bahri.

Berdasarkan hasil identifikasi di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar dua hektare. Kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar tumpukan tanaman liar serta batang pohon yang telah dibersihkan.

Baca juga Artikel ini :  Wow keren Polres Aceh Timur Hantam Wartawan Aceh Timur 3-2 Adu Pinalti

Kapolsek memastikan kondisi di lokasi saat ini dalam keadaan aman dan terkendali. Meski demikian, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena berpotensi menimbulkan kebakaran lebih luas serta melanggar hukum.

“Situasi sudah aman, namun kami tetap mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Selain merusak ekosistem, tindakan tersebut juga dapat dikenakan sanksi pidana,” tegasnya. ( Ani ).

Berita

  Taput//Satupena co.id. Bupati Tapanuli Utara menghadiri penutupan Olimpiade Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026 di SMP Swasta Santa Maria Tarutung, Sabtu (19/9/2026).   Mengusung tema “Olimpiade Sains Menginspirasi, Tapanuli Utara Berprestasi”, OSKU diikuti peserta dari 53 sekolah penyelenggara kelas unggulan di 15 kecamatan, dengan bidang kompetisi Matematika, Bahasa Inggris, IPA, dan IPS.   Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengembangkan potensi akademik, kemampuan berpikir kritis dan kreatif, sekaligus menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat dan sportif.   Pada penutupan, diumumkan para pemenang serta dilaksanakan penyerahan hadiah, medali, piagam penghargaan dan uang pembinaan.   Bupati Tapanuli Utara secara resmi menutup pelaksanaan OSKU Tahun 2026 dengan harapan kegiatan ini semakin mendorong semangat belajar dan lahirnya generasi muda Tapanuli Utara…

Berita

  Pemerintah Kabupaten Taput Melalui Tim Reaksi bergerak Cepat Meninjau Lokasi Bencana Angin Puting Beliung di Desa Siabal Abal V Kecamatan Sipahutar.  September 28, 2026 Taput//Satupena co.id. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Tim Reaksi Cepat bergerak cepat meninjau lokasi bencana angin puting beliung yang melanda Dusun Sitapongan Toruan, Desa Siabal Abal V, Kecamatan Sipahutar, Minggu (27/9/2026).   Dalam kunjungan tersebut, Pemkab Tapanuli Utara menyerahkan bantuan berupa sembako dan family kit kepada 9 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana.   Peninjauan dan penyerahan bantuan dipimpin oleh Kepala Dinas Sosial dan PPA, bersama Kepala Dinas Perkim dan Lindup, perwakilan BPBD, anggota Tagana, serta Pekerja Sosial Masyarakat (PSM). Turut hadir Anggota DPRD Tapanuli Utara, Ronal Simanjuntak….

Hayo mau copy paste ya