Jombang, satupena.co.id-
(20 Oktober 2025) Hujan lebat yang mengguyur wilayah Jombang tidak menyurutkan semangat ratusan peserta Jombang Culture Marching Competition 2025 untuk menampilkan yang terbaik. Dengan wajah ceria dan langkah tegap, para peserta tetap melangkah mantap di sepanjang rute lomba, mempersembahkan harmoni musik dan koreografi yang memukau di tengah derasnya hujan.
Menariknya, semangat itu turut disambut hangat oleh para pejabat daerah yang hadir di lokasi acara. Sejumlah pimpinan OPD, Forkopimda, hingga tokoh masyarakat rela berdiri di bawah hujan tanpa payung, memberi tepuk tangan dan semangat langsung kepada para peserta. Pemandangan tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan cinta budaya mampu melampaui cuaca ekstrem sekalipun.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Jombang ini bukan sekadar ajang kompetisi seni baris-berbaris modern, melainkan juga wujud nyata dari spirit budaya daerah yang terus digelorakan. Melalui kegiatan seperti ini, Jombang berupaya memperkuat identitas daerah yang dikenal religius, berbudaya, dan penuh gotong royong.
“Ini bukan hanya lomba, tapi wujud semangat kebersamaan dan cinta daerah. Kita ingin anak-anak muda Jombang terus bangga terhadap budaya dan kekayaan lokalnya,” ujar salah satu pejabat yang hadir di sela acara.
Dengan antusiasme tinggi peserta dan dukungan penuh dari masyarakat serta pemerintah daerah, Jombang Culture Marching Competition 2025 diharapkan menjadi momentum penting dalam menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya daerah sekaligus mempererat solidaritas masyarakat.
Di bawah guyuran hujan, tersirat pesan kuat dari Jombang: bahwa kebersamaan, semangat, dan cinta budaya tidak akan pernah luntur, meski langit sedang menangis sekalipun.
Rep:Adi Waluyo










