AcehBENER MERIAHBeritaPertanian

Ketua DPC HKTI Bener Meriah, Ir. H. Armia Dorong Pemulihan Pertanian dan Pengembangan Kopi Gayo Pascabencana

×

Ketua DPC HKTI Bener Meriah, Ir. H. Armia Dorong Pemulihan Pertanian dan Pengembangan Kopi Gayo Pascabencana

Sebarkan artikel ini

Bener Meriah- Satupena.co.id:  Wakil Bupati Bener Meriah, Ir. H. Armia, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Bener Meriah, menghadiri kegiatan serah terima bantuan dan tanam perdana pengembangan kopi Arabika Gayo pascabencana di Kampung Bumi Ayu, Kecamatan Timang Gajah, Senin (19/10/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Bener Meriah, Ir. H. Tagore Abubakar, bersama unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, kelompok tani, dan pemangku kepentingan lainnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan sektor pertanian sekaligus penguatan komoditas unggulan daerah, khususnya kopi Arabika Gayo.

Dalam kegiatan tersebut, diserahkan sejumlah bantuan pertanian berupa 1.216 rol mulsa, 1.824 saset bibit cabai, 3,6 ton bawang merah, 10.200.000 batang bibit kopi dari APBN, 140.000 batang bibit kopi dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA), serta 6,8 ton benih padi gogo untuk lahan seluas 170 hektare.

Sebagai Wakil Bupati sekaligus Ketua DPC HKTI Bener Meriah, Ir. H. Armia memiliki peran dalam mendorong perhatian terhadap sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat. Pengembangan kopi Arabika Gayo dinilai penting untuk mendukung pemulihan ekonomi petani pascabencana, meningkatkan produktivitas perkebunan, serta memperkuat posisi kopi sebagai komoditas unggulan Kabupaten Bener Meriah.

Baca juga Artikel ini :  Kamis Sedekah, Batalyon B Pelopor Tanamkan Kepedulian Lewat Berbagi

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Bener Meriah Ir. H. Tagore Abubakar menegaskan bahwa kopi Arabika Gayo bukan hanya komoditas perkebunan, melainkan juga identitas daerah dan penopang perekonomian masyarakat. Karena itu, pengembangan kopi perlu diarahkan pada hilirisasi agar petani memperoleh nilai tambah melalui industri pengolahan, bukan hanya mengandalkan penjualan biji kopi mentah atau green bean.

Untuk memperkuat sektor hulu, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah bersama Kementerian Pertanian melaksanakan program perluasan areal kopi Arabika seluas 650 hektare yang melibatkan 16 kelompok tani di Kecamatan Mesidah, Bukit, Wih Pesam, dan Bandar.

Selain itu, program peremajaan kopi seluas 9.554,5 hektare menyasar 805 kelompok tani di sembilan kecamatan sentra perkebunan kopi. Program tersebut diharapkan dapat memperbaiki kondisi tanaman, meningkatkan produktivitas, serta menjaga keberlanjutan perkebunan kopi rakyat.

Baca juga Artikel ini :  Santuni anak yatim wilayah Kecamatan Gajah Putih dan PRG, Pj. Bupati : Terus Peduli kepada Para Anak Yatim

Bupati juga meminta seluruh kelompok tani penerima bantuan agar menjaga dan merawat bibit dengan baik. Dinas Pertanian dan Pangan bersama penyuluh perkebunan diminta melakukan pendampingan, pemantauan, dan evaluasi secara berkala untuk memastikan bantuan dimanfaatkan secara tepat sasaran.

Menurutnya, pengembangan sektor pertanian harus berjalan dari hulu hingga hilir, mulai dari perawatan tanaman, peningkatan kualitas hasil panen, pengolahan pascapanen, hingga perluasan akses pasar. Dengan demikian, hasil perkebunan diharapkan memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi petani.

Selain komoditas kopi, dukungan Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Hortikultura juga mencakup pengembangan berbagai jenis sayuran untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Bantuan tersebut meliputi cabai seluas 152 hektare, bawang merah 4 hektare, kubis 5 hektare, serta kentang dan tomat masing-masing 9 hektare.

Sementara itu, bantuan benih padi inbrida atau padi gogo sebanyak 6,8 ton dialokasikan untuk lahan seluas 170 hektare di Kecamatan Syiah Utama dan Timang Gajah. Bantuan ini diharapkan dapat memulihkan usaha tani masyarakat, meningkatkan produksi pangan, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta menambah pendapatan keluarga petani.

Baca juga Artikel ini :  Pastikan Suasana Aman Jelang Tahun Baru, Serma Saidul Bahri Lakukan Ini Kepada Sejumlah Pemuda Binaannya

Pemerintah daerah juga mengajak seluruh jajaran terkait, mulai dari penyuluh pertanian, reje kampung, hingga kelompok tani, untuk memperkuat koordinasi agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia atas dukungan berupa program pengembangan dan peremajaan kopi, bantuan hortikultura, serta benih padi. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat pemulihan sektor pertanian pascabencana, meningkatkan daya saing komoditas lokal, dan mendorong kesejahteraan petani.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur TNI-Polri, Kepala Kejaksaan Negeri Bener Meriah, Kepala Pengadilan Negeri, Kepala Mahkamah Syar’iyah, para asisten dan kepala SKPK, Kepala BPS Bener Meriah, Camat dan unsur Forkopimcam Timang Gajah, para reje kampung, kelompok tani, serta tamu undangan lainnya.

Hayo mau copy paste ya