AcehBerita

Ari Maulana, Mahasiswa Hukum USK Jadi Narasumber di Radio Three FM

×

Ari Maulana, Mahasiswa Hukum USK Jadi Narasumber di Radio Three FM

Sebarkan artikel ini

Bagikan Pengalaman Akademik, Organisasi, dan Pengabdian Masyarakat melalui Program I Love Campus

Banda Aceh- Satupena.co.id:Ari Maulana, mahasiswa Fakultas Hukum Program Studi Ilmu Hukum Universitas Syiah Kuala (USK), menjadi narasumber dalam program I Love Campus Edisi Malam yang disiarkan secara langsung melalui Radio Three FM, Selasa (25/8/2026).

Program yang berlangsung pukul 20.00 hingga 21.00 WIB tersebut dipandu oleh host Thamlicha. Dalam kesempatan itu, Ari berbagi pengalaman seputar perjalanan akademik, aktivitas organisasi, hingga berbagai kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang dijalaninya selama menjadi mahasiswa.

Dalam dialog selama satu jam tersebut, Ari juga menceritakan pengalamannya menempuh pendidikan di dua perguruan tinggi. Selain berstatus sebagai mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum USK, Ari tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Ia mengatakan, saat ini dirinya tengah memasuki tahap penyusunan skripsi di kedua perguruan tinggi tersebut. Di tengah kesibukan akademik, Ari tetap berupaya aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pengabdian, serta pemberdayaan masyarakat.

Baca juga Artikel ini :  Semangat Gotong Royong dan Kekompakan Warnai TMMD ke-128 di Aceh Tamiang

Salah satu pengalaman yang dibagikannya dalam siaran tersebut adalah ketika melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama satu bulan di Desa Cut Langien.

Bersama anggota tim, Ari terlibat dalam sejumlah program kerja yang dirancang untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Beberapa di antaranya yakni edukasi anti-bullying, kampanye Anak Sadar Hukum melalui media poster, program Desa Aman, pemeriksaan tekanan darah gratis bagi masyarakat, pembuatan Tas Siaga Bencana, penyusunan profil desa, hingga kegiatan keagamaan dan kreativitas anak.

Kegiatan tersebut antara lain lomba azan, hafalan Juz 30, serta fashion show busana muslim yang diperuntukkan bagi anak-anak tingkat TK dan SD.

Menurut Ari, edukasi mengenai anti-bullying menjadi salah satu program yang memberikan pengalaman penting bagi tim KKN. Edukasi tersebut dinilai penting dalam membangun karakter generasi muda sejak usia dini sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman, saling menghargai, dan bebas dari perundungan.

“Saya sangat senang dapat belajar banyak selama menjalani KKN. Kehidupan bersama masyarakat memberikan pengalaman yang tidak saya temukan di ruang kuliah. Kami belajar memahami kebutuhan masyarakat, memperkuat nilai kepedulian, memperdalam pemahaman tentang ajaran Islam, sekaligus berusaha menghadirkan program-program yang bermanfaat,” ujar Ari.

Baca juga Artikel ini :  Safari Subuh Dan Curhat Dengan Masyarakat Kapolres Ucap Terima Kasih Pemilu Di Aceh Tengah Berjalan Aman

Ia berharap pengalaman selama KKN tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan akademiknya, tetapi juga menjadi bekal untuk terus berkontribusi dan mengabdi kepada masyarakat.

“Semoga seluruh pengalaman ini menjadi bekal untuk terus mengabdi kepada masyarakat di masa mendatang,” tambahnya.

Selain menjalankan program pengabdian secara langsung, tim KKN Ari juga berupaya mendokumentasikan berbagai kegiatan melalui publikasi di media massa.

Ari menyampaikan, selama pelaksanaan KKN, timnya berhasil mempublikasikan sekitar 180 artikel di berbagai media massa. Publikasi tersebut menjadi salah satu bentuk dokumentasi sekaligus upaya menyebarluaskan informasi mengenai berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan selama berada di tengah masyarakat.

“Kami sangat bersyukur karena berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan dapat dipublikasikan secara luas. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkarya, berbagi inspirasi, dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat,” katanya.

Baca juga Artikel ini :  Safari Subuh Di Masjid Ruhama, Kapolres Aceh Tengah Ajak Jaga Diri Dan Keluarga Dari Perbuatan Negatif

Suasana dialog di Radio Three FM berlangsung hangat dan interaktif. Berbagai pengalaman yang disampaikan Ari menjadi bagian dari upaya memperkenalkan aktivitas positif mahasiswa, khususnya dalam mengembangkan kapasitas diri sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Di penghujung acara, Ari menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Desa Cut Langien, Keuchik Gampong Cut Langien Syauthi beserta seluruh perangkat desa, dosen pembimbing lapangan, serta berbagai media yang telah membantu memberitakan kegiatan tim KKN.

Ia juga mengapresiasi Radio Three FM yang telah memberikan ruang kepada mahasiswa untuk berbagi pengalaman, gagasan, dan inspirasi kepada masyarakat luas.

Ari berharap pengalaman yang dibagikannya dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga aktif terlibat dalam kegiatan sosial dan pengabdian.

“Semoga semakin banyak mahasiswa yang terdorong untuk aktif mengabdi kepada masyarakat dan memberikan manfaat nyata melalui ilmu pengetahuan yang dimiliki,” pungkasnya.

Hayo mau copy paste ya