Sampit_Kalteng- Satupena.co.id: Melestarikan tradisi menyambut peringatan 10 muharram, grub Burdah atau Rabana Masjid Kota Al Madinatul Mubarokah Sampit, kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, memasak dan membagikan sekitar 5 ribu bungkus bubur asyura. Kamis (25/06)
Sejak pagi hingga siang hari perkumpulan grub Burdah masjid kota Al Madinatul Mubarokah Sampit, memasak bubur Asyura bersama. Aroma harum rempah khas langsung menyeruak dari kuali berukuran besar yang diletakkan di tepi jalan depan masjid.
Bubur Asyura yang dimasak, merupakan tradisi memperingati hari Asyura yang jatuh pada 10 Muharram, bertujuan menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat rasa kebersamaan bersama warga.
Bubur yang telah dimasak, kemudian dibungkus, dan diperkirakan mencapai sekitar 5 ribu bungkus, kemudian dibagikan kepada warga.
Ketua Panitia Kegiatan, Hj.Nana, menyatakan bahwa; “untuk memasuk bubur kali ini, kami menggunakan 150 kilo beras, 41 macam berbagai jenis sayur, 10 kilo ayam dan daging sapi. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat rasa kebersamaan warga.”
“Tahun ini kami menyiapkan sekitar 5 ribu bungkus bubur Asyura, untuk dibagikan gratis kepada warga, baik warga yang datang langsung, maupun warga yang melintas.” tambahnya.
Bubur Asyura dibagikan, setelah selesai melaksanakan shalat juhur, kepada warga dan pengendara yang melintas, hingga bubur ludes dibagikan. (Mex)














