BeritaPertanianSeni dan BudayaSUMATERA UTARA

SEKJEN FORKALA TOBA BERSAMA BUPATI SERAHKAN ULOS CENDERAMATA KEPADA SABAM RAJA GUGUK

×

SEKJEN FORKALA TOBA BERSAMA BUPATI SERAHKAN ULOS CENDERAMATA KEPADA SABAM RAJA GUGUK

Sebarkan artikel ini

SEKJEN FORKALA TOBA BERSAMA BUPATI SERAHKAN ULOS CENDERAMATA KEPADA SABAM RAJA GUGUK

TOBA//Satupena co. Id. Rangkaian kegiatan ditutup dengan suasana penuh keakraban dan nuansa budaya Batak. Sekretaris Jenderal (Sekjen) FORKALA Kabupaten Toba, Madingin Siahaan, A.Md., bersama Bupati Toba Efendi Sintong Panangian Napitupulu, menyerahkan ulos cenderamata kepada Sabam Raja Guguk.
Penyerahan ulos tersebut menjadi simbol penghormatan, persaudaraan dan kekeluargaan, sekaligus menggambarkan kuatnya nilai-nilai budaya Batak dalam setiap kegiatan masyarakat.

Dalam budaya Batak, ulos bukan hanya kain tradisional, tetapi memiliki makna filosofis yang mendalam. Ulos menjadi simbol kasih sayang, doa, penghormatan serta ikatan persaudaraan antara sesama.
Momentum penyerahan ulos oleh Sekjen FORKALA Kabupaten Toba bersama Bupati Toba tersebut menjadi bentuk penghargaan kepada Sabam Raja Guguk sekaligus wujud nyata dalam menjaga dan melestarikan budaya Batak.

Baca juga Artikel ini :  Kasdivif 2 Kostrad Resmi Sandang Brevet Kehormatan Taipur

Suasana semakin hangat ketika ulos diserahkan sebagai cenderamata. Prosesi tersebut menunjukkan bahwa nilai adat dan budaya tetap menjadi bagian penting dalam mempererat hubungan antara pemerintah, tokoh adat, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat.
Madingin Siahaan, A.Md. selaku Sekjen FORKALA Kabupaten Toba menegaskan pentingnya menjaga budaya Batak agar tidak tergerus perkembangan zaman.

Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam adat dan budaya diharapkan terus diwariskan kepada generasi muda.

Baca juga Artikel ini :  Sat Samapta Polres Pidie Jaya Gelar Patroli Perintis Presisi: Tangguh Humanis, Dekat dengan Masyarakat

Sementara itu, kehadiran Bupati Toba dalam prosesi tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya dan kearifan lokal di Kabupaten Toba.
Penyerahan ulos ini pun menjadi penutup yang sarat makna, bahwa kemajuan daerah harus berjalan seiring dengan pelestarian adat, budaya dan kearifan lokal, sebagai identitas serta jati diri masyarakat Batak.

(Red/AKPERSI Toba)

Hayo mau copy paste ya