Aceh Tengah –Satupena.co.id: Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III yang berada di wilayah Kodim 0106/Aceh Tengah terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Minggu (7/6/2026), progres pengerjaan jembatan yang berlokasi di Desa Reje Payung, Kecamatan Linge, telah mencapai 40,32 persen.
Kegiatan pembangunan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan infrastruktur untuk membuka akses transportasi masyarakat di wilayah terpencil. Jembatan dengan panjang 110 meter dan lebar 1,2 meter tersebut dibangun dengan anggaran sebesar Rp424.428.000 dan mulai dikerjakan sejak 6 April 2026.
Secara teknis, jembatan ini dirancang memiliki tinggi 4 meter dengan kapasitas tonase hingga 1 ton. Lebar sungai di lokasi mencapai 90 meter dengan kedalaman air normal sekitar 1 meter, serta dapat meningkat hingga 2 meter saat banjir.
Sejumlah tahapan pekerjaan telah diselesaikan 100 persen, di antaranya pembersihan lokasi, penggalian dan pengecoran pondasi abutmen A1, B1, A2, dan B2, serta pemasangan perancah. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan pylon (tiang utama jembatan), yang telah mencapai 5 persen pada sisi A1-B1.
Selain itu, pemasangan sling utama baru mencapai 10 persen, sementara pekerjaan rangka, lantai jembatan, serta tahap finishing masih dalam tahap awal atau belum dimulai.
Material pembangunan yang telah didatangkan antara lain 100 batang besi, 20 truk pasir, 10 truk batu koral, serta 300 sak semen. Dukungan material ini menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian proyek.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan personel gabungan yang terdiri dari 4 anggota Koramil 05/Linge, 25 personel Yon TP 854/DK, 1 personel asistensi Zidam IM, serta partisipasi masyarakat setempat.
Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Reje Payung sebanyak 335 jiwa (97 KK) dan Desa Jamat sebanyak 410 jiwa (131 KK), terutama dalam memperlancar mobilitas dan distribusi hasil pertanian.
Kondisi cuaca selama pelaksanaan kegiatan terpantau cerah pada pagi hingga siang hari, dan berawan pada sore hari. Situasi di lokasi pembangunan dilaporkan aman dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini meliputi lanjutan perakitan tiang pylon. Sementara untuk rencana kegiatan esok hari, akan dilakukan perapihan tiang pylon serta perakitan plat angker sebagai dudukan tiang pylon.
Dengan progres yang terus meningkat, diharapkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III ini dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

















