Ambon –Satupena.co.id: Gelora semangat, kreativitas, dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) SMP Negeri 4 Ambon yang berlangsung selama tiga hari, sejak 2 hingga 5 Juni 2026. Kegiatan tahunan tersebut resmi ditutup dalam suasana meriah dan penuh kebanggaan.
Seluruh rangkaian kegiatan PORSENI Tahun Ajaran 2025/2026 berjalan aman, tertib, dan sukses, berkat partisipasi aktif serta antusiasme tinggi dari siswa kelas VII dan VIII yang terlibat dalam berbagai cabang perlombaan.
Sebelum seremoni penutupan, Ketua Panitia, Kevin Pariury, menyampaikan laporan pertanggungjawaban kegiatan secara rinci di hadapan para guru, panitia, dan siswa. Dalam laporannya, ia menegaskan bahwa PORSENI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana strategis untuk menyeimbangkan pengembangan kecerdasan intelektual, ketangguhan fisik, serta kepekaan seni dan budaya.
“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa insiden yang merugikan. Kendala teknis ringan terkait penjadwalan sempat muncul, namun dapat segera diatasi berkat kerja sama tim yang solid. Penggunaan anggaran pun dilakukan secara transparan dan tepat sasaran, mulai dari kebutuhan teknis hingga penghargaan bagi para pemenang,” ujar Kevin.
Acara penutupan dipimpin oleh Kepala Urusan Kesiswaan, Ibu I. Metiara, S.Pd., yang mewakili Kepala Sekolah, Bapak Kusanto, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat dan prestasi yang ditunjukkan para siswa selama kegiatan berlangsung.
“Kepada seluruh panitia dan anak-anakku sekalian yang saya banggakan, kalian telah menunjukkan capaian luar biasa melalui setiap penampilan dan pertandingan. Ini adalah bukti bahwa kalian memiliki potensi besar untuk terus berkembang,” ungkapnya.
Ia juga secara khusus menyoroti potensi siswa di bidang seni suara. Menurutnya, bakat-bakat yang muncul dalam ajang ini memiliki peluang besar untuk berkembang hingga ke tingkat nasional.
“Kami berharap akan lahir generasi yang berani tampil di ajang bergengsi seperti Indonesian Idol. Kita memiliki sejarah membanggakan, di mana alumni kita, Wilson, pernah menembus 10 besar dan mengharumkan nama sekolah serta daerah. Saya yakin, dalam lima tahun ke depan, akan kembali lahir talenta unggul dari SMP Negeri 4 Ambon yang mampu bersaing di tingkat nasional,” tegasnya optimis.
Lebih lanjut, Ibu Metiara juga memberikan pesan mendalam tentang makna kompetisi kepada seluruh peserta. Ia menekankan bahwa kemenangan bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari proses pembelajaran.
“Bagi yang meraih kemenangan, jadikan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan. Sementara bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Ini adalah awal dari kesuksesan yang tertunda. Teruslah berlatih dan berusaha, karena kesempatan akan selalu datang bagi mereka yang tidak menyerah,” pesannya.
Menutup kegiatan secara resmi, Ibu Metiara menyampaikan pernyataan penutupan dengan penuh khidmat.
“Atas nama Kepala Sekolah Bapak Kusanto, S.Pd., M.Pd., serta dengan memohon ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, saya nyatakan kegiatan Pekan Olahraga dan Seni SMP Negeri 4 Ambon Tahun Ajaran 2025/2026 resmi ditutup,” ucapnya.
Suasana penutupan semakin semarak dengan lantunan semboyan kebanggaan masyarakat Maluku, “Beta Par Ambon, Ambon Par Samua,” yang menggema di seluruh area sekolah. Semboyan tersebut menjadi simbol persaudaraan, persatuan, dan semangat untuk terus berprestasi demi kemajuan bersama.
Kegiatan PORSENI tahun ini tidak hanya meninggalkan kenangan indah, tetapi juga menjadi momentum penting dalam membentuk karakter siswa yang berdaya saing, kreatif, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
(DVD)

















