BeritaLampung

SDN Sukoharjo Abung Surakarta Gelar MPLS 5 Hari, Kepsek Sri Sulastri Tegaskan Komitmen Zero Bullying

×

SDN Sukoharjo Abung Surakarta Gelar MPLS 5 Hari, Kepsek Sri Sulastri Tegaskan Komitmen Zero Bullying

Sebarkan artikel ini

Lampung Utara – Satupena.co.id: Mengawali tahun ajaran baru 2026/2027, SD Negeri Sukoharjo yang terletak di Kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampung Utara, sukses melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Kegiatan yang ditujukan bagi peserta didik baru ini berlangsung selama lima hari penuh, terhitung mulai tanggal 13 hingga 17 Juli 2026, dengan mengusung konsep ramah anak dan edukatif.

Sejak hari pertama dibuka pada Senin, 13 Juli 2026, suasana ceria langsung mewarnai lingkungan sekolah. Pihak sekolah mengemas agenda tahunan ini dengan pendekatan yang humanis demi mempermudah masa transisi psikologis anak dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menuju Sekolah Dasar (SD).

Seluruh siswa baru dikenalkan pada lingkungan fisik sekolah, tata tertib, budaya literasi, hingga pengenalan para guru melalui metode bermain, bernyanyi, dan simulasi interaktif.

Kepala SDN Sukoharjo, Sri Sulastri, menegaskan bahwa pihak sekolah memberikan perhatian penuh terhadap aspek keamanan siswa. Dirinya menjamin tidak ada ruang bagi tindakan kekerasan maupun perundungan selama masa orientasi maupun dalam proses belajar mengajar ke depan.

Baca juga Artikel ini :  RDP Huntap Digelar Tertutup, Ketua DPC ASWIN Aceh Tamiang Kecam DPRK Aceh Tamiang: Proyek Uang Rakyat Bukan Rahasia Negara

“Kami memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan MPLS di SDN Sukoharjo yang berjalan selama lima hari ini, sejak Senin tanggal 13 hingga Jumat 17 Juli 2026, berlangsung dengan aman, ramah anak, dan sepenuhnya edukatif.

Sejak hari pertama, saya sudah menginstruksikan kepada seluruh dewan guru dan panitia untuk mengawasi ketat setiap aktivitas. Tidak boleh ada satu pun tindakan kekerasan, baik fisik maupun verbal. Kita harus petakan dan mitigasi sejak dini agar potensi bullying atau perundungan di lingkungan sekolah ini benar-benar bernilai nol,” ujar Sri Sulastri pada Selasa (22/7/26)

Lebih lanjut, Sri Sulastri menjelaskan bahwa esensi utama dari pelaksanaan MPLS tahun ini adalah sebagai peletak batu pertama dalam pembentukan karakter dasar anak didik yang berlandaskan moralitas tinggi.

“MPLS bukan sekadar mengenalkan ruang kelas atau fasilitas fisik sekolah, melainkan pondasi awal untuk membentuk karakter anak. Fokus utama kami di SDN Sukoharjo adalah menanamkan nilai-nilai religius dan akhlak mulia sejak dini. Melalui implementasi Kurikulum Merdeka, momen MPLS lima hari ini kami optimalkan untuk mengenalkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila. Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang beriman, bertakwa, menghargai perbedaan, dan mandiri,” imbuhnya.

Baca juga Artikel ini :  Kapolda Sumatera Selatan Irjen Rachmad Wibowo Tegaskan Penyidiknya Bekerja Profesional dan Proporsional Tangani Perkara

Ia juga menambahkan pentingnya kenyamanan psikologis peserta didik baru agar mereka mampu menyerap materi pembelajaran dengan optimal tanpa adanya rasa tertekan.

“Bagi siswa baru kelas satu, perpindahan dari dunia PAUD ke Sekolah Dasar adalah fase transisi yang sangat besar. Oleh karena itu, pendekatan yang kami gunakan wajib humanis dan menyenangkan. Kami membuat program-program interaktif, seperti bernyanyi bersama, pengenalan lingkungan lewat permainan, dan pemahaman budaya sekolah yang positif. Tujuannya agar selama masa orientasi dari tanggal 13 sampai 17 Juli ini, anak-anak merasa nyaman, tidak takut, dan langsung menumbuhkan rasa cinta serta semangat untuk belajar di sekolah ini,” tuturnya

secara rinci.Di akhir pernyataannya, Kepala Sekolah turut memberikan pesan mendalam mengenai pentingnya keterlibatan aktif dari pihak keluarga dalam mendukung program-program yang dijalankan oleh institusi pendidikan.

Baca juga Artikel ini :  Ketua MAA Aceh Timur Abdul Manaf, Memberikan Apresiasi Dan Ucapan Terima Kasih Kepada Polres Aceh Timur

“Pendidikan yang sukses tidak bisa hanya bertumpu pada pihak sekolah saja.
Kami sangat mengharapkan sinergi, komunikasi, dan kolaborasi yang kuat dari seluruh orang tua murid, terutama setelah selesainya masa pengenalan lima hari ini. Mari bersama-sama kita kawal tumbuh kembang anak-anak kita. Dukungan penuh dari rumah akan sangat mempercepat adaptasi siswa di sekolah, sehingga visi kita untuk menciptakan generasi yang cerdas dan berkarakter di Kecamatan Abung Surakarta ini dapat terwujud dengan baik,” pungkas Sri Sulastri.

Kegiatan MPLS resmi ditutup pada Jumat, 17 Juli 2026, dengan pelepasan tanda peserta secara simbolis dan penyerahan siswa dari orang tua kepada pihak sekolah secara resmi. Respons positif datang dari para wali murid yang mengapresiasi keterbukaan serta keramahan pihak sekolah dalam menyambut anak-anak mereka.
Dengan berakhirnya masa pengenalan selama lima hari tersebut, seluruh siswa baru SDN Sukoharjo dipastikan siap mengikuti kegiatan belajar mengajar efektif dengan suasana lingkungan sekolah yang aman, religius, kondusif, dan menyenangkan.

Reporter Andre

Hayo mau copy paste ya