AcehACEH TAMIANGBeritaPemerintah

Wamen PKP Tinjau Huntap Simpang Kanan, Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang Dikebut

×

Wamen PKP Tinjau Huntap Simpang Kanan, Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang Dikebut

Sebarkan artikel ini

Bupati Armia Pahmi harap hunian tetap segera rampung dan dapat ditempati warga terdampak, dengan kualitas layak dan lingkungan yang sehat

Aceh Tamiang – Satupena.co.id:
Upaya percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang terus menjadi perhatian serius pemerintah pusat dan daerah. Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah, melakukan kunjungan kerja ke Kampung Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, untuk meninjau langsung progres pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak banjir bandang.

Dalam kunjungan tersebut, Wamen PKP didampingi langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran pejabat terkait.

Berdasarkan informasi dari Grup Mitra Humas Aceh Tamiang, Senin (11/05/2026), peninjauan ini bertujuan memastikan pembangunan Huntap berjalan sesuai rencana, tepat waktu, serta memenuhi standar kualitas hunian yang aman dan nyaman. Kawasan Huntap Simpang Kanan sendiri merupakan salah satu lokasi prioritas yang dibangun dengan dukungan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana banjir pada akhir 2025 lalu.

Baca juga Artikel ini :  Jasa Raharja DKI Jakarta Bekali Driver Muda dengan Pelatihan PPGD untuk Tingkatkan Respons Darurat di Jalan

Di lokasi, rombongan meninjau deretan rumah yang telah berdiri di kawasan yang tertata rapi. Hunian tetap tersebut dibangun dengan dua tipe konstruksi, yakni rumah berbahan kayu dan rumah berbahan beton. Pemilihan material ini didasarkan pada kajian teknis dan kondisi lingkungan, agar bangunan memiliki ketahanan yang baik sekaligus tetap selaras dengan budaya lokal masyarakat Aceh Tamiang.

Sejauh ini, progres pembangunan menunjukkan perkembangan signifikan. Sebagian besar unit rumah telah memasuki tahap penyelesaian struktur utama, pemasangan atap, serta penutupan dinding. Sementara itu, pengerjaan tahap akhir seperti pemasangan pintu, jendela, serta penataan lingkungan dan fasilitas sanitasi terus dikebut.

Keberadaan Huntap ini nantinya akan menjadi solusi jangka panjang bagi warga yang selama ini tinggal di hunian sementara (Huntara) setelah kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang.

Baca juga Artikel ini :  Koalisi Gerakan Sipil Bireuen Serukan Aksi Jilid II, Tuntut Pemenuhan Hak Korban Banjir

Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan Mabes Polri atas dukungan yang diberikan. Ia berharap pembangunan dapat segera rampung sehingga masyarakat bisa segera menempati hunian baru mereka.

“Kehadiran Wakil Menteri PKP hari ini menunjukkan perhatian besar pemerintah pusat terhadap daerah kami. Kami berharap pembangunan Huntap ini dapat segera selesai tanpa mengesampingkan kualitas, sehingga masyarakat bisa hidup lebih nyaman, sehat, dan produktif,” ujar Armia.

Ia menegaskan, hunian tetap bukan sekadar bangunan fisik, tetapi juga menjadi fondasi kehidupan baru bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah juga akan memastikan sarana pendukung seperti akses jalan, air bersih, dan drainase dibangun secara optimal agar kawasan tersebut menjadi lingkungan yang layak huni.

Sementara itu, Wamen PKP Fahri Hamzah menegaskan bahwa pembangunan hunian tetap merupakan prioritas utama dalam program pemulihan pascabencana. Pemerintah berkomitmen memastikan setiap warga terdampak memperoleh tempat tinggal yang layak.

Baca juga Artikel ini :  Devile Pasukan Tutup Rangkaian Sertijab Pangdivif 2 Kostrad

“Penyediaan hunian tetap menjadi langkah penting untuk mengembalikan rasa aman masyarakat. Dua tipe konstruksi yang diterapkan di sini sudah tepat karena menyesuaikan kondisi geografis dan sosial budaya setempat. Kami akan terus memantau agar pembangunan berjalan lancar dan dapat segera diserahkan kepada masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh para kepala SKPK, unsur Forkopimcam Kejuruan Muda, perwakilan Mabes Polri, Datok Penghulu, serta tokoh masyarakat setempat. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan berbagai pihak diharapkan mampu mewujudkan kawasan Huntap Simpang Kanan sebagai permukiman yang aman, tertata, dan produktif.

Dengan progres pembangunan yang terus menunjukkan hasil positif, kawasan Huntap Kampung Simpang Kanan diharapkan segera dapat diserahterimakan kepada masyarakat, sebagai bukti nyata kehadiran negara dalam mendukung pemulihan dan pembangunan berkelanjutan di Aceh Tamiang. (D.Yogi.S)

Hayo mau copy paste ya