Aceh Tengah —satupena.co.id
Tingginya curah hujan yang melanda wilayah Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, memicu terjadinya longsor susulan di sejumlah titik ruas jalan Bintang–Serule. Akibat bencana tersebut, akses utama penghubung masyarakat sempat lumpuh total dan belum dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Merespons cepat kondisi itu, Kapolsek Bintang AKP Feri bersama personel Polsek Bintang turun langsung meninjau lokasi terdampak pada Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 10.30 WIB guna memastikan situasi di lapangan sekaligus melakukan langkah penanganan awal.
Pengecekan dilakukan di sepanjang jalan lintas Bintang–Serule, tepatnya di wilayah Kampung Dedamar hingga Jamur Konyel, Kecamatan Bintang. Dari hasil pemantauan di lapangan, longsor susulan terjadi di empat titik dan menimbun badan jalan sepanjang kurang lebih 30 meter.
Material tanah, batu kerikil, serta genangan air menutup seluruh badan jalan sehingga kendaraan belum dapat melintas. Meski demikian, masyarakat masih dapat melewati lokasi dengan berjalan kaki secara hati-hati.
Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Bintang, AKP Feri, menjelaskan, longsor susulan dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Bintang sejak Selasa malam (12/5/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
“Akibat curah hujan yang cukup tinggi, terjadi longsor susulan di beberapa titik jalur Bintang–Serule. Saat ini akses kendaraan untuk sementara belum bisa dilalui karena badan jalan tertutup material longsor,” ujar AKP Feri.
Ia menyebutkan, titik longsor berada di Kampung Dedamar, Dusun Pulo Sange, dan Dusun Jamur Rampung. Selain itu, sebuah jembatan di Kampung Jamur Konyel juga dilaporkan putus akibat terjangan banjir dan longsor.
Di tengah situasi tersebut, personel Polsek Bintang terus melakukan pengamanan di sekitar lokasi bencana sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada saat melintas di area rawan longsor.
“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati karena masih terdapat material longsor berupa tanah dan bebatuan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan,” tambahnya.
Untuk mempercepat proses penanganan, Polsek Bintang bergerak cepat berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah. Saat ini, BPBD telah menurunkan satu unit alat berat jenis ekskavator guna membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan.
Selain koordinasi dengan BPBD, pihak kepolisian juga menjalin komunikasi intensif dengan aparatur kampung setempat, termasuk Reje Kampung Dedamar dan Reje Kampung Jamur Konyel, guna mendukung percepatan pemulihan akses masyarakat.
Hingga kini, proses pembersihan material longsor masih terus berlangsung. Aparat gabungan berharap jalur Bintang–Serule dapat segera kembali normal sehingga aktivitas dan mobilitas masyarakat tidak terganggu lebih lama.













