Aceh Tamiang – Satupena.co.id:
Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti prosesi pelepasan Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Aceh Tamiang tahun 1447 H/2026 M. Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, secara langsung memimpin prosesi tepung tawar terhadap 145 calon jamaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci. Kegiatan berlangsung khidmat di Tribun Kantor Bupati Aceh Tamiang, Kamis (7/5/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Armia Pahmi menyampaikan ucapan selamat sekaligus rasa syukur atas kesempatan yang diberikan Allah SWT kepada para jamaah untuk menunaikan rukun Islam kelima. Ia menegaskan bahwa ibadah haji merupakan puncak perjalanan spiritual yang menjadi impian setiap umat Muslim.
“Selamat kepada Bapak dan Ibu sekalian yang telah mendapat panggilan Ilahi untuk menunaikan ibadah haji. Ini adalah perjalanan suci yang dilandasi niat tulus untuk meraih ridha Allah SWT,” ujar Bupati.
Bupati juga berpesan agar para jamaah senantiasa menjaga kebersamaan, kekompakan, serta saling membantu selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Menurutnya, sikap saling peduli menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran dan kekhusyukan ibadah.
“Kami berdoa agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan, baik selama menjalankan ibadah maupun hingga kembali ke tanah air. Semoga seluruh rangkaian ibadah diterima Allah SWT dan memperoleh predikat haji mabrur,” tuturnya penuh harap.
Selain itu, Bupati juga menitipkan doa kepada para jamaah agar turut mendoakan Kabupaten Aceh Tamiang, sehingga senantiasa diberikan keberkahan, kemajuan, serta perlindungan dari segala marabahaya.
Sementara itu, dalam laporan panitia, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tamiang yang diwakili oleh Kasubbag TU, Muhammad Amin, menyampaikan bahwa jumlah jamaah yang berangkat tahun ini sebanyak 145 orang. Mereka terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 11 sebanyak 1 orang dan Kloter 13 sebanyak 144 orang.
“Insya Allah jamaah akan diberangkatkan dari Aceh Tamiang menuju Banda Aceh pada 17 Mei 2026. Selanjutnya, pada 18 Mei mereka akan masuk ke Asrama Haji Banda Aceh, dan pada malam harinya dijadwalkan terbang menuju Jeddah,” jelasnya.
Prosesi tepung tawar dilakukan secara simbolis oleh Bupati Armia Pahmi bersama istri, didampingi Istri Wakil Bupati, Ketua MPU, Ketua MAA, serta sejumlah pejabat daerah. Tradisi ini menjadi bentuk doa restu sekaligus harapan agar seluruh jamaah memperoleh kelancaran dan keselamatan selama menjalankan ibadah haji.
Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten, Kepala OPD, Kepala Kantor Kemenag, pimpinan perbankan syariah, serta tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan yang memberikan dukungan penuh bagi keberangkatan para tamu Allah tersebut. (D.Yogi.S)













