Aceh Tamiang –Satupena.co.id: Sekolah Inspirasi Bangsa resmi mewisudakan 83 siswa-siswi angkatan ke-8 dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat namun sarat semangat di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (28/05/2026).
Mengusung tema besar “Bangun Karakter Tangguh, Jaga Bumi Kita”, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen lembaga pendidikan tersebut dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan mental, karakter kuat, serta kepedulian tinggi terhadap lingkungan dan sesama.
Prosesi wisuda ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, tokoh pendidikan, orang tua siswa, para mentor, serta perwakilan pemerintah daerah. Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yunus, SP, yang hadir memberikan sambutan sekaligus apresiasi atas kiprah Sekolah Inspirasi Bangsa.
Dalam sambutannya, Yunus menyampaikan penghargaan tinggi terhadap peran aktif Sekolah Inspirasi Bangsa dalam membangun generasi berkualitas. Ia menegaskan bahwa lembaga ini telah menjadi pelopor pendidikan yang mampu melahirkan generasi cerdas, tangguh, kreatif, dan berkarakter kuat—kualitas yang sangat dibutuhkan, terutama pascabencana hidrometeorologi yang melanda daerah tersebut pada akhir November 2025 lalu.
“Sekolah Inspirasi Bangsa telah menunjukkan aksi nyata kemanusiaan. Saat bencana melanda dan masyarakat mengungsi, mereka hadir mendirikan sekolah darurat di tengah pengungsian. Tidak hanya mengajar, tetapi juga memberikan trauma healing dan dukungan psikososial bagi anak-anak korban bencana,” ujar Yunus.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung dan mendampingi langkah serta program Sekolah Inspirasi Bangsa dalam mencetak generasi masa depan yang tangguh dan berintegritas.
“Kami berharap akan terus lahir generasi penerus yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter mulia, kreatif, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” tambahnya.
Kepada para wisudawan, Yunus berpesan agar tidak berhenti belajar dan terus berjuang meraih cita-cita, serta menjaga nama baik diri, keluarga, dan almamater di mana pun berada.
Sementara itu, Direktur Sekolah Inspirasi Bangsa, Jumari, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas keberhasilan 83 siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dengan prestasi membanggakan. Ia juga mengapresiasi peran orang tua dan seluruh pihak yang telah mendukung proses pendidikan.
“Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama. Terima kasih kepada orang tua, para mentor, dan semua pihak yang telah membersamai perjalanan anak-anak ini. Ini bukan akhir, melainkan awal untuk melangkah lebih tinggi,” ujarnya.
Wisudawan angkatan ke-8 terdiri dari tiga kelompok pembelajaran, yakni Aksi Berani Tampil, Aksi Pulih, dan Kelompok Bermain (Kober).
Suasana acara semakin semarak dengan berbagai penampilan siswa yang menunjukkan bakat dan kemampuan mereka, mulai dari story telling, hafalan hadis dan surah pendek, sesi tadabbur, tarian kreatif, hingga peragaan busana. Momen paling mengharukan terjadi saat siswa tampil berkolaborasi bersama orang tua di atas panggung.
Sebagai puncak acara, panitia memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi dan aktif. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta doa yang dipimpin tokoh masyarakat, dengan harapan seluruh lulusan menjadi generasi yang sukses, berakhlak, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan lingkungan di masa depan.
(D.Yogi.S)
















