BeritaLampungOpini

OPINI: Menjaga Martabat di Tengah Hilangnya Rasa Hormat

×

OPINI: Menjaga Martabat di Tengah Hilangnya Rasa Hormat

Sebarkan artikel ini

Oleh: Andre, Kepala Biro Lampung Utara Portal Berita Satupena.co.id

Bandar Lampung- Satupena.co.id:
Ada pepatah bijak berbunyi: “Pohon yang rindang tak perlu mengejar burung yang terbang pergi; ia tetap berdiri tegak, hingga burung itu sadar tak menemukan tempat berteduh seindah di sana.”

Kita sering lupa: harga diri tidak turun karena orang lain berbalik arah. Justru saat mereka melupakan etika, mengabaikan kerja sama, atau tak lagi menghargai apa yang telah kita bangun bersama—itulah saatnya kita belajar berdiri tegak di atas kaki sendiri.

Bukan berarti berhenti melangkah. Bukan pula berarti membalas dengan kemarahan. Melainkan: mundur selangkah dengan tenang, berhenti memohon perhatian, dan biarkan waktu yang berbicara.

Baca juga Artikel ini :  Safari Subuh Di Masjid Baitul Iman, Kapolres Aceh Tengah : Dukung Kami TNI-POLRI Jaga Kamtibmas Dan Sukseskan Pilkada

Seperti “gunung tak pernah bergerak walau angin bertiup kencang”, nilai kita tidak berubah karena pandangan mereka yang keliru. Biarkan mereka berjalan sejauh yang mereka mau. Suatu hari nanti, saat mereka lelah mencari sandaran yang sejati, saat itulah mereka akan sadar: tidak semua tempat bisa memberikan ketulusan dan kepercayaan yang pernah kita berikan.

Baca juga Artikel ini :  Patroli Polisi Sasar Pasar, Tekan Potensi Kriminalitas di Lhokseumawe

Jangan menurunkan standar hanya untuk diterima. Jangan merendahkan suara hanya untuk didengar. Berdirilah tegak, jaga integritas, dan tunggu sampai mereka kembali dengan rasa hormat yang layak.

Karena pada akhirnya: orang yang benar-benar membutuhkan dan menghargaimu, tak akan pernah pergi terlalu jauh.

Hayo mau copy paste ya