Aceh Tamiang – Satupena.co.id:
Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, S.E.I., menghadiri peresmian operasional 1.061 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dilaksanakan serentak secara nasional melalui sambungan daring (Zoom Meeting), Sabtu.
Informasi yang diterima awak media melalui Grup Mitra Humas Aceh Tamiang pada Selasa (19 Mei 2026) menyebutkan, kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, , yang memberikan arahan dari Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur.
Di Kabupaten Aceh Tamiang, kegiatan ini dipusatkan di Kampung Matang Cincin, Kecamatan Manyak Payed, sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap program strategis nasional dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.
Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan. Sebanyak 1.061 koperasi yang dioperasionalkan tersebar di berbagai provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Seluruhnya telah melalui proses persiapan matang, mulai dari pembentukan kepengurusan, penyusunan anggaran dasar, hingga pembangunan fisik yang telah dimulai sejak November tahun lalu.
Dalam arahannya, Presiden menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan instrumen utama pemerintah dalam mengangkat potensi ekonomi lokal dan memberdayakan masyarakat desa.
Ia menyebut, program tersebut dirancang secara terencana agar koperasi dapat tumbuh mandiri dan menjadi penggerak utama ekonomi desa.
“Program ini kami siapkan secara matang. Kami ingin koperasi menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa sekaligus membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya, sehingga masyarakat tidak perlu lagi bergantung pada kota besar,” ujar Presiden dalam sambutannya.
Di lokasi kegiatan, Wakil Bupati Ismail, S.E.I., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terhadap program tersebut. Ia menilai keberadaan koperasi memiliki peran strategis, khususnya bagi masyarakat yang mayoritas bergerak di sektor pertanian, perkebunan, dan usaha mikro.
Menurutnya, koperasi dapat menjadi solusi atas berbagai tantangan ekonomi masyarakat, mulai dari keterbatasan akses permodalan, pemasaran hasil produksi, hingga pemenuhan kebutuhan pokok.
“Kami sangat mendukung langkah strategis ini. Koperasi Merah Putih diharapkan mampu memperkuat ekonomi warga, meningkatkan daya tawar hasil produksi, serta mendorong kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga berharap pengelolaan koperasi ke depan dapat berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Dukungan aktif dari masyarakat serta pembinaan berkelanjutan dari pemerintah daerah dinilai menjadi kunci agar koperasi tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi benar-benar memberikan manfaat ekonomi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Asisten Pemerintahan Setdakab, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Aceh Tamiang, serta Kapolsek Bendahara beserta jajaran.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan salah satu prioritas pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dari desa, memperkuat kesejahteraan masyarakat akar rumput, serta mengurangi kesenjangan antarwilayah. Di Aceh Tamiang, operasionalisasi koperasi ini akan segera ditindaklanjuti melalui pembinaan intensif agar dapat berfungsi optimal dan memberi kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah. (D.Yogi.S)













