ACEH TIMUR

Pasar Murah Polsek Pante Bidari Jadi Magnet Warga, 200 Zak Beras Habis dalam Hitungan Jam

×

Pasar Murah Polsek Pante Bidari Jadi Magnet Warga, 200 Zak Beras Habis dalam Hitungan Jam

Sebarkan artikel ini

Aceh Timur – Aula Mapolsek Pante Bidari, Selasa (12/8/2025), berubah menjadi pusat keramaian. Ratusan warga dari berbagai gampong berdatangan sejak pagi, tak ingin ketinggalan kesempatan mendapatkan beras murah berkualitas. Hanya dalam hitungan jam, 200 zak beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 kilogram yang dijual Rp60.000 per sak habis terjual.

 

Di balik suksesnya kegiatan ini, terselip komitmen Polsek Pante Bidari yang tak hanya fokus pada keamanan, tapi juga aktif menggerakkan roda ekonomi rakyat. Kapolsek Pante Bidari, Ipda Saiful Bahri, menyebut pasar murah ini adalah wujud nyata kepedulian Polri di tengah dinamika harga pangan yang kerap memberatkan masyarakat.

Baca juga Artikel ini :  Kasat Reskrim Polres Aceh Timur: Judi Hanya Memberikan Dampak Buruk

 

“Kami ingin memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau. Karena itu, pembelian kami batasi satu zak per kepala keluarga agar merata, ujarnya.

Baca juga Artikel ini :  Medco E&P Malaka Terus Ciptakan Dampak Positif Berkelanjutan di Aceh Timur

 

Acara ini bukan sekadar transaksi jual-beli, tetapi juga menjadi ajang mempererat hubungan sosial. Camat Pante Bidari, Darkasyi, bersama sejumlah kepala desa hadir langsung, bercengkerama dengan warga, dan ikut membantu proses penyaluran.

 

Fatimah (45), salah satu warga yang datang, mengaku lega sekaligus gembira. “Alhamdulillah, berasnya bagus dan murah. Kalau bisa, pasar murah seperti ini diadakan rutin, katanya dengan senyum sumringah.

Baca juga Artikel ini :  Personel Polsek Ranto Peureulak Sigap Padamkan Api yang Hanguskan Tiga Rumah di Desa Seumanah Jaya

 

Gelaran pasar murah Polsek Pante Bidari bukan hanya menekan beban belanja dapur, tapi juga menghadirkan ruang silaturahmi yang hangat. Di tengah suasana akrab itu, warga pulang dengan kantong beras di tangan—dan rasa percaya yang semakin kuat terhadap aparat di wilayahnya.

 

 

Reporter: ZAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hayo mau copy paste ya