Bangka BelitungBerita

Baru Dibangun, Taman Alun-Alun Koba Sudah Retak: Warga Kecewa dan Pertanyakan Kualitas Proyek

×

Baru Dibangun, Taman Alun-Alun Koba Sudah Retak: Warga Kecewa dan Pertanyakan Kualitas Proyek

Sebarkan artikel ini

 Koba, Bangka Tengah, Satupena.co.id. Kekecewaan masyarakat Koba, Kabupaten Bangka Tengah, memuncak setelah kondisi Taman Alun-Alun Kota Koba yang dibangun pada 2023 mulai menunjukkan kerusakan serius. Taman yang diharapkan menjadi ikon kebanggaan kota itu kini menuai sorotan karena banyak ditemukan retakan di berbagai bagian.13-6-2025.

Belum genap tiga tahun sejak diresmikan, taman yang menelan anggaran besar tersebut telah mengalami keretakan di bagian lantai, dinding pembatas, hingga area taman bermain anak. Hal ini memicu kekhawatiran warga akan kualitas pengerjaan proyek dan transparansi penggunaan dana publik.

Baca juga Artikel ini :  Pemkab Humbang Hasundutan Laksanakan Kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Pemenuhan Hak Anak, 9 s/d 13 Maret 2026

“Kami sebagai warga merasa sangat kecewa. Harusnya ini jadi tempat rekreasi yang nyaman dan membanggakan. Tapi kenyataannya, banyak bagian taman yang sudah retak. Kesan pertama jadi rusak,” ujar seorang warga yang rutin berolahraga di kawasan tersebut.

Baca juga Artikel ini :  Wabup Aceh Tamiang Terima Kunci Huntara II dari Kementerian PU, 156 KK Segera Tempati Hunian

Pantauan di lapangan membenarkan adanya kerusakan yang cukup mencolok dan menyebar di sejumlah titik. Warga menilai keretakan ini tak wajar untuk sebuah proyek baru dan mencurigai adanya pengerjaan yang tidak sesuai standar.

Masyarakat mendesak pemerintah daerah, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta pihak kontraktor pelaksana untuk segera memberikan klarifikasi dan mengambil tindakan tegas.

Baca juga Artikel ini :  GTI Desak Aparat Hukum Usut Dugaan Seorang Oknum Aktivis GAMKI  Terlibat Back Up Tambang Ilegal di Ratatotok

“Kalau baru dibangun sudah rusak, ini patut dipertanyakan. Kami minta pemerintah segera turun tangan, jangan sampai uang rakyat terbuang sia-sia,” kata warga lainnya dengan nada kesal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas PUPR Bangka Tengah maupun pihak kontraktor terkait kondisi terkini taman tersebut. ( Sadiman )

Respon (1)

  1. Tu lah lame rusak bro, lah 10 thun ade, orang pemda hnya mempercantik bai yg rusak, spya dak kesan kumuh. Ati ati orng pemda nuntut balik ka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hayo mau copy paste ya