AcehBeritaPidie Jaya

Kapolres Pidie Jaya dan Kepala PUPR Aceh Bersinergi Tinjau Longsor di Jalur Vital Banda Aceh-Medan

×

Kapolres Pidie Jaya dan Kepala PUPR Aceh Bersinergi Tinjau Longsor di Jalur Vital Banda Aceh-Medan

Sebarkan artikel ini

Pidie Jaya – Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung meninjau lokasi tanah longsor akibat abrasi Sungai Putu di Jl. Banda Aceh-Medan, tepatnya di Gampong Keude Lueng Putu, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Senin (6/1/2025) pukul 12.50 WIB.

Longsor yang terjadi akibat curah hujan tinggi selama sepekan terakhir ini telah meningkatkan volume air Sungai Putu, mengikis tanah di sekitar sungai, dan memakan bahu jalan sepanjang 100 meter dengan kedalaman retakan yang terus bertambah, kini lebih dari 80 cm.

Baca juga Artikel ini :  Kapolres Aceh Tengah Hadiri Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Batalyon Infanteri 114/Satria Musara

Tiga kios yang berada di area longsor turut terdampak, sehingga warga diimbau segera mengosongkan tempat tersebut.

“Demi keselamatan, kami meminta masyarakat untuk menjauh dari area bahu jalan yang retak, karena tanahnya semakin menurun dan berpotensi amblas menyatu dengan sungai,” ujar Kapolres Pidie Jaya saat memberikan himbauan kepada warga.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pihak, termasuk Kepala Balai PUPR Aceh, Heri Yugiantoro, bersama timnya; Kepala Dinas PU Pidie Jaya, Orizal Safitri, S.T., M.T., beserta rombongan; Kasat Samapta Polres Pidie Jaya, AKP Muklis, S.E.; Kasat Lantas Polres Pidie Jaya, AKP Mahruzar Haryadi, bersama personel lalu lintas; Kasat Intelkam Polres Pidie Jaya, AKP Satrya Putra; Kapolsek Bandar Baru, Ipda Rifky Hidayat, S.E., beserta personel Polsek; serta Geuchik Keude Lueng Putu, Eddy Kurniawan, S.E., beserta perangkat desa.

Baca juga Artikel ini :  Polres Bener Meriah Bentuk Tim Satgas Anti-Premanisme, Tegas Lawan Aksi Anarkis dan Intimidasi

Petugas memasang garis polisi (police line) di lokasi guna mencegah masyarakat mendekati area yang berbahaya, serta mengatur arus lalu lintas untuk memastikan keamanan pengguna jalan.

Baca juga Artikel ini :  Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK Irup Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke-79 

Tim PUPR Aceh telah mengidentifikasi penyebab utama longsor, termasuk serumpun bambu yang terbawa arus dan menyumbat aliran sungai, memperparah abrasi tanah di sekitar area tersebut.

Mereka berencana mengambil tindakan cepat untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada jalan nasional yang menjadi jalur vital Banda Aceh-Medan.

Kapolres Pidie Jaya menegaskan bahwa kerja sama antar instansi sangat penting untuk menangani bencana ini secara cepat dan efektif. “Sinergi semua pihak akan memastikan keselamatan masyarakat dan kelancaran lalu lintas di jalur ini,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hayo mau copy paste ya