Scroll untuk baca artikel
Ketuk Play Untuk Melihat Tayangan Live DMTV Malang
ACEH UTARABerita

Tradisi Makmeugang: Persiapan Menu Spesial untuk Ramadhan di Serambi Mekkah

171
×

Tradisi Makmeugang: Persiapan Menu Spesial untuk Ramadhan di Serambi Mekkah

Sebarkan artikel ini

0:00

Aceh Utara,satupena.co.id

Setiap tahun menjelang bulan suci Ramadhan, masyarakat di Provinsi Aceh merayakan sebuah tradisi khas yang dikenal sebagai Makmeugang. Tradisi ini, yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan mereka, menjadi momen yang dinanti-nantikan untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci dengan penuh kegembiraan dan semangat.

Makmeugang, yang terbagi menjadi Makmeugang kecil dan Makmeugang besar, menandai awal perjalanan spiritual mereka menjelang Ramadhan. Di hari ini, pasar-pasar di seluruh Aceh dipenuhi oleh masyarakat yang sibuk memilih daging sapi segar dan berbagai macam bumbu untuk memasak hidangan lezat yang akan menjadi menu spesial di bulan Ramadhan.

Tidak peduli status sosial, dari yang kaya hingga yang miskin, semua warga Aceh turut serta dalam tradisi Makmeugang ini. Meskipun terkadang dengan keterbatasan ekonomi, namun semangat untuk mempersiapkan hidangan istimewa tetap menyala di hati mereka.

Seperti yang disampaikan oleh salah satu warga Mane Tunong, Ibrahim,Senin,12/03/2024, tradisi Makmeugang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupannya. Dengan penuh antusiasme, Ibrahim menjelaskan bahwa setiap tahun, dia tidak pernah absen untuk membeli daging sapi, minimal 2 kilogram beserta tulangnya untuk membuat sop, karena anak-anaknya sangat menyukai hidangan tersebut.

Tradisi Makmeugang bukan hanya sekadar tentang membeli daging dan bumbu, tetapi juga tentang kebersamaan dan kegembiraan dalam mempersiapkan diri untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Melalui tradisi ini, masyarakat Aceh tidak hanya menyiapkan menu makanan yang lezat, tetapi juga mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan di antara mereka.

Dengan semangat dan antusiasme yang khas, tradisi Makmeugang terus menjadi bagian penting dari warisan budaya dan spiritual masyarakat Aceh. Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, Makmeugang tetap menjadi momen yang membawa kedamaian, kegembiraan, dan harapan untuk memulai bulan Ramadhan dengan penuh  keberkahan.(TSA]

 

Baca juga Artikel ini :   Selamat Pak Prabowo dan Mas Gibran Dari Relawan Gayo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *