Aceh Tengah, Satupena.co.id – Personel Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) terus melakukan upaya pemulihan pascabencana tanah longsor dan banjir bandang yang melanda Desa Pantan Nangka, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah.Pada Rabu, 7 Januari 2026,
Satgas Gulbencal melaksanakan kegiatan pembersihan dan perbaikan dengan sasaran fisik utama fasilitas pendidikan dan lingkungan permukiman warga. Salah satu fokus kegiatan yakni pembongkaran seng atap Sekolah Dasar Negeri (SDN) 11 Linge di Kampung Pantan Nangka yang terdampak material longsor.
Selain itu, personel Satgas bersama warga setempat turut mengangkat dan membersihkan perabot sekolah seperti kursi dan meja yang tertimbun tanah di dalam ruang kelas, serta melakukan pembuangan material tanah yang memenuhi ruangan sekolah. Upaya ini dilakukan agar proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal.
Tak hanya di lingkungan sekolah, Satgas Gulbencal juga membantu warga meratakan tanah yang menumpuk di halaman rumah akibat terjangan longsor dan banjir bandang. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 70 persen.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya satu personel dari Kodim 0106/Aceh Tengah atas nama Serka Syukri, sebanyak 75 personel dari Yonif TP 856/DK yang dipimpin Kapten Infanteri Habil, unsur instansi terkait seperti Polri, ASN, relawan dan LSM, serta sekitar 20 orang masyarakat setempat.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dalam keadaan aman, lancar, dan terkendali. Satgas Gulbencal bersama masyarakat terus berkomitmen untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana demi mengembalikan aktivitas warga seperti sediakala.










