BeritaJAWA TIMUR

Proyek Polindes-Posyandu Mandek, Warga Sumbermanjing Wetan Pertanyakan Kinerja Pemdes

×

Proyek Polindes-Posyandu Mandek, Warga Sumbermanjing Wetan Pertanyakan Kinerja Pemdes

Sebarkan artikel ini

Anggaran 2025, Dikerjakan 2026, Hingga Kini Belum Rampung — Pemdes Berdalih Tunggu Hasil Audit Inspektorat

Malang – Satupena.co.id:  Pembangunan gedung Polindes-Posyandu di RT 06 RW 02, Desa Sumbermanjing Wetan, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, hingga pertengahan April 2026 masih belum rampung. Proyek fasilitas kesehatan dasar tersebut bahkan terkesan terbengkalai, memicu kekecewaan dan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Padahal, proyek ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2025. Namun, pelaksanaan fisik baru dimulai pada awal tahun 2026. Ironisnya, hingga kini progres pembangunan belum mencapai 100 persen dan belum menunjukkan kepastian penyelesaian.

Gedung Polindes-Posyandu tersebut merupakan fasilitas vital bagi masyarakat, yang berfungsi sebagai pusat pelayanan kesehatan dasar, khususnya bagi ibu dan anak, serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Keterlambatan ini tentu berdampak langsung terhadap akses layanan kesehatan warga setempat.

Baca juga Artikel ini :  Kasat Reskrim Aceh Timur Antisipasi Kecurangan SPBU

Berdasarkan penelusuran tim Awah Media pada Selasa (14/4/2026), Pemerintah Desa (Pemdes) Sumbermanjing Wetan selaku penanggung jawab proyek belum memberikan kejelasan terkait target penyelesaian pembangunan. Saat dikonfirmasi, pihak desa menyatakan bahwa kelanjutan proyek masih menunggu hasil pemeriksaan dari Inspektorat Kabupaten Malang.

Namun, alasan tersebut justru menimbulkan pertanyaan baru. Pasalnya, proses audit atau pemeriksaan seharusnya tidak menghentikan seluruh aktivitas pembangunan, melainkan menjadi bagian dari pengawasan untuk memastikan proyek berjalan sesuai aturan dan spesifikasi.

Baca juga Artikel ini :  Hari ke-8 Operasi Patuh Seulawah 2025, Polres Pidie Catat 55 Tilang dan 1.697 Teguran

Kondisi ini memunculkan dugaan adanya persoalan administratif maupun teknis dalam pelaksanaan proyek. Tidak sedikit warga yang mempertanyakan apakah keterlambatan ini murni karena proses audit, atau justru ada indikasi penyimpangan yang belum terungkap.

Situasi ini dinilai merugikan masyarakat. Selain terjadi ketidaksinkronan antara tahun anggaran dan pelaksanaan, tidak adanya kepastian waktu penyelesaian juga memperburuk kepercayaan publik terhadap pengelolaan pembangunan desa.

Masyarakat pun mendesak adanya transparansi dari pihak terkait, khususnya Pemdes Sumbermanjing Wetan. Warga meminta penjelasan terbuka mengenai status proyek, hasil pemeriksaan Inspektorat, serta pihak-pihak yang bertanggung jawab atas keterlambatan ini.

Baca juga Artikel ini :  Sipropam Polres Pidie Gelar Gaktibplin dan Pemeriksaan Kendaraan Personel

“Fasilitas ini sangat kami butuhkan. Jangan sampai pembangunan yang sudah dianggarkan justru terbengkalai tanpa kejelasan,” ungkap salah satu warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian kapan pembangunan gedung Polindes-Posyandu tersebut akan dilanjutkan dan diselesaikan. Publik berharap pemerintah desa dan instansi terkait segera memberikan kejelasan serta memastikan proyek dapat kembali berjalan dan dimanfaatkan oleh masyarakat. ( Sunarto ).

Hayo mau copy paste ya