Scroll untuk baca artikel
Ketuk Play Untuk Melihat Tayangan Live DMTV Malang
AcehBeritaKriminalPeristiwaPIDIE

Polres Pidie Amankan SA Diduga Pelaku Pembakaran Rumah Isterinya

90
×

Polres Pidie Amankan SA Diduga Pelaku Pembakaran Rumah Isterinya

Sebarkan artikel ini

0:00

 

Sigli – satupena.co.id

Personel Gabungan Opsnal Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polres Pidie mengamankan seorang pria berinisial SA (39), terkait penyebab peristiwa dugaan pembakaran satu unit rumah permanen milik Aminah Binti Kasem yang terjadi pada hari selasa tanggal 19 Maret 2024 di Gampong Mee Kecamatan Batee Kabupaten Pidie.

Kapolres Pidie AKBP Imam Asfali, SIK, MH, membenarkan pihaknya telah mengamankan terduga pelaku SA (39) yang meruapakan warga Gampong Mee Kecamatan Batee pada hari sabtu 30 Maret 2024 sekira 23.30 Wib saat berada di rumah salah seorang kerabat isterinya di Gampong Mee Kecamatan Batee Kabupaten Pidie.

Baca juga Artikel ini :   Tim Okta Center Desak Panwaslih Aceh Tindaklanjuti Indikasi Penggelembungan Suara di Aceh Timur

“Pelaku SA sudah kita amankan, saat ini berada di Polres Pidie,” kata Kapolres Pidie, kepada awak media, Senin (1/4/2024) siang.

Baca juga Artikel ini :   Akibat Tidak Diterima Bekerja, Heriyanto Rusak Fasilitas Perusahaan

Menurut AKBP Imam Asfali, SIK, MH, meskipun diduga pelaku SA sudah ditahan. Namun pihaknya tetap melakukan penyelidikan pendalaman lebih lanjut terkait kronologi kejadian.

“Sejauh ini masih kita dalami,” jelas Kapolres Pidie.

Diketahui pelaku SA merupakan seorang pekerja swasta. Ia merupakan warga Kecamatan Padang Tiji dan menikah dengan Aminah Binti Kasem yang bertempat tinggal di Gampong Mee Kecamatan Batee, pelaku SA selama ini bersama isterinya Aminah Binti Kasem (40) sudah lama menempati rumah tersebut yang diperoleh Aminah Binti Kasem dari suami pertamanya.

Baca juga Artikel ini :   Komite Sekolah SMPN 39,Berserta Dewan Guru,Sosialisasi Game Onlane.

Atas perbuatannya, pelaku SA sementara dikenakan pasal 187 KUHP : barangsiapa dengan sengaja menimbulkan kebakaran, ledakan atau banjir, diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *