Scroll untuk baca artikel
Ketuk Play Untuk Melihat Tayangan Live DMTV Malang
Aceh SingkilPeristiwa

Pemilik Toko Grosir Korban Kebakaran di Singkil Alami Kecelakaan Saat Berusaha Menyelamatkan Rumahnya

70
×

Pemilik Toko Grosir Korban Kebakaran di Singkil Alami Kecelakaan Saat Berusaha Menyelamatkan Rumahnya

Sebarkan artikel ini

0:00

Foto:Satupena,kondisi Rumah pasca kebakaran

Pada Selasa, 19 Maret 2024 petang, Apni, seorang kepala keluarga di Desa Ujung Bawang, Kecamatan Singkil, pemilik rumah toko grosir yang terbakar, mengalami kecelakaan saat hendak melihat peristiwa tragis yang menimpa rumahnya.

Menurut Linaja Aparatur Desa Ujung Bawang kepada Satupena.co.id, Apni terlibat dalam kecelakaan setelah tertabrak kambing di persimpangan jalan ketika berusaha mengejar kebakaran yang melanda rumah dan harta bendanya.

Baca juga Artikel ini :   Dua Murid Nyaris Tenggelam di Sungai, Pihak Sekolah dan Wali Murid Gelar Mediasi

Sementara itu, saat kebakaran terjadi, Apni sedang berada di luar rumah, sedangkan istri dan anak-anaknya berada di dalam. “Mereka berhasil menyelamatkan diri dari belakang rumah yang terbakar,”tambahnya.

Apni saat ini sedang menjalani perawatan dan pemijatan kaki akibat cedera yang dideritanya dalam kecelakaan tersebut.

Baca juga Artikel ini :   Menikmati Keindahan Pantai Ngudel

“Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai 1,9 miliar rupiah, karena Apni lebih banyak menyimpan uang kontan di rumah dari pada di bank,” terang linaja.

Saat ini, rumah yang ludes terbakar masih dalam kondisi puing dan sisa barang-barang kelontong yang terbakar. Dua mobil yang terbakar juga terlihat menjadi puing.

Baca juga Artikel ini :    Turut berdukacita "MINUT" kehilangan sosok yang sangat mencintai masyarakat dan selalu menjadi berkat 

Warga masih berkumpul di sekitar lokasi kebakaran, sementara petugas PLN bekerja memperbaiki kabel yang terbakar, sehingga kondisi desa tersebut masih dalam kegelapan.

Kejadian ini merupakan kerugian besar bagi Apni dan keluarganya, serta mengundang simpati dari masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *