AcehBeritaLANGSAPemerintahPerdagangan

Jelang Ramadhan 1447 H, Pemko Langsa Gelar Gerakan Pangan Murah, Telur hingga Cabai Dijual di Bawah Harga Pasar

×

Jelang Ramadhan 1447 H, Pemko Langsa Gelar Gerakan Pangan Murah, Telur hingga Cabai Dijual di Bawah Harga Pasar

Sebarkan artikel ini

Kota Langsa –Satupena.co.id:  Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026, Pemerintah Kota (Pemko) Langsa menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok. Kegiatan ini mulai berlangsung pada Sabtu (14/2/2026) dan dipusatkan di .

Sejak pagi, warga tampak memadati lokasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Antrean terlihat tertib di sejumlah stan penjualan komoditas utama.

Wali Kota Langsa, , melalui Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Langsa, Ernie Yanti, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan langkah strategis untuk menekan laju inflasi sekaligus mengantisipasi potensi kerawanan pangan.

Baca juga Artikel ini :  Pj. Sekda Khairmansyah Minta Seluruh Unsur Sukseskan Milad BKMT Tingkat Provinsi Aceh Ke-43

Menurutnya, upaya ini semakin penting dilakukan pasca bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut pada November lalu dan sempat memengaruhi distribusi serta pasokan sejumlah komoditas.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menyambut Ramadhan dengan tenang, tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok. Ini bentuk komitmen pemerintah untuk selalu hadir membantu masyarakat,” ujarnya.

GPM dijadwalkan berlangsung selama empat hari, 14–17 Februari 2026. Setelah hari pertama di Lapangan Merdeka, kegiatan akan dilanjutkan ke Pasar Langsa Lama, Gampong Pondok Pabrik (Kecamatan Langsa Lama), serta Pasar Langsa Baro, Gampong Lengkong (Kecamatan Langsa Baro).

Sejumlah komoditas dijual dengan harga subsidi, antara lain telur ayam ukuran besar Rp43.000, tomat Rp12.000 per kilogram, cabai rawit Rp34.000 per kilogram, cabai hijau Rp18.000 per kilogram, cabai merah Rp30.000 per kilogram, bawang merah Rp26.000 per kilogram, serta bawang putih Rp26.000 per kilogram.

Baca juga Artikel ini :  Sorang Siswi Asal Kota Langsa Harumkan Nama Aceh di Tingkat Nasion

Di lokasi dan waktu yang sama, Pemerintah Aceh melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh bersama Disperindagkop UKM Kota Langsa juga menggelar Pasar Murah. Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan serentak di 69 titik pada 23 kabupaten/kota se-Aceh.

Plt Kepala Disperindagkop UKM Kota Langsa, Harris Gusnally, mengatakan Pasar Murah dirancang untuk meredam lonjakan harga yang lazim terjadi menjelang Ramadhan serta menjaga daya beli masyarakat.

Baca juga Artikel ini :  Ketum SPBI : Orang yang akan Jadi Menteri Prabowo Harus Profesional dan Pakar di Bidangnya

Dalam Pasar Murah tersebut, sejumlah komoditas utama juga dijual di bawah harga pasaran, di antaranya beras premium 10 kilogram Rp110.000, minyak goreng 2 liter Rp33.000, gula pasir 1 kilogram Rp13.600, serta telur ayam per papan Rp38.500.

Pemko Langsa mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung, agar manfaat program dapat dirasakan merata.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi ini, diharapkan stabilitas harga dan distribusi bahan pokok di Kota Langsa tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menyambut Ramadhan dengan rasa aman dan nyaman. ( Z )