Scroll untuk baca artikel
Ketuk Play Untuk Melihat Tayangan Live DMTV Malang
Aceh SingkilPolitik

Formas Aceh Singkil Peringatkan Bahaya Politik Uang Menjelang Pilkada Serentak

37
×

Formas Aceh Singkil Peringatkan Bahaya Politik Uang Menjelang Pilkada Serentak

Sebarkan artikel ini

0:00

Satupena- Menjelang pelaksanaan Pilkada serentak yang akan digelar pada November mendatang, Ahmad Fadil Lauser Melayu, salah satu tokoh masyarakat, mengingatkan warga Aceh Singkil tentang bahaya politik uang yang semakin merajalela di Indonesia, khususnya di wilayah Aceh Singkil.

Sebagai negara demokrasi, Indonesia menggelar pesta demokrasi setiap lima tahun sekali.

Namun, Ahmad Fadil menegaskan pentingnya memilih pemimpin yang benar-benar berkomitmen untuk memajukan daerah, bukan hanya untuk kepentingan pribadi. Hal ini menjadi sangat krusial mengingat Aceh Singkil saat ini tercatat sebagai daerah termiskin di Aceh.

Baca juga Artikel ini :   Desakan Penetapan Tersangka Korupsi Dinas Pendidikan Aceh Singkil oleh Mahasiswa

Ahmad Fadil menyatakan bahwa praktik politik uang semakin mengakar di Indonesia. Mulai dari calon yang melakukannya, uang yang diberikan, hingga tingkat penerimaan masyarakat yang tinggi terhadap praktik tersebut.

“Belum ada upaya serius dari penyelenggara pemilu maupun aparat penegak hukum untuk mengatasi politik uang yang terus berlangsung di Indonesia, terutama di Aceh Singkil,” ujarnya.

Baca juga Artikel ini :   60 Siswa/i Wisuda SMP Muhammadiyah Aceh Singkil: Memajukan Pendidikan Islam

Bahkan, menurut Ahmad Fadil, pejabat aktif di Aceh Singkil sering terlibat dalam praktik politik uang.

“Dengan sumber daya alam yang melimpah, Aceh Singkil seharusnya bisa lebih maju. Namun, praktik politik uang menghambat kemajuan daerah ini karena pemimpin yang terpilih melalui cara-cara tidak sehat sering kali tidak memiliki kapasitas untuk memimpin dengan baik,” tambahnya.

Ahmad Fadil berharap melalui peringatan ini, masyarakat Aceh Singkil menjadi lebih sadar akan bahaya politik uang yang dapat menciptakan pemimpin yang tidak kompeten dan tidak berintegritas. Ia mengajak masyarakat untuk memilih dengan bijak dan tidak terpengaruh oleh iming-iming materi dari para calon yang tidak bertanggung jawab.

Baca juga Artikel ini :   Perbaikan Tiang Penerangan Jalan di Kabupaten Terkendala Tanah Gambut dan Sering Banjir

Dengan demikian, diharapkan pilkada serentak mendatang dapat melahirkan pemimpin-pemimpin yang berkomitmen untuk membawa Aceh Singkil keluar dari kemiskinan dan menuju masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *