Aceh Utara, Satupena.co.id – Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, yang akrab disapa Ayah Wa, mendampingi kunjungan kerja tiga Menteri Kabinet Merah Putih (KMP) ke lokasi terdampak banjir di Gampong Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Jumat (9/1/2026).
Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk memperjuangkan percepatan pemulihan sektor pangan yang terdampak parah akibat bencana banjir.
Dalam kesempatan tersebut, Ayah Wa secara langsung menyampaikan kondisi riil kerusakan lahan pertanian dan perikanan kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Menteri Perdagangan Budi Santoso. Ia menekankan bahwa banjir telah memberikan dampak besar terhadap sumber penghidupan masyarakat Aceh Utara.
Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli, menjelaskan bahwa Bupati memaparkan data kerusakan lahan produktif yang sangat signifikan. Tercatat sedikitnya 10.684 hektare tambak dan 11.929 hektare sawah milik masyarakat mengalami kerusakan berat akibat terendam banjir dan tertutup material lumpur.
“Ayah Wa berharap Menko Pangan, Menteri KKP, dan Menteri Perdagangan dapat memberikan intervensi kebijakan yang cepat, tepat, dan terintegrasi agar revitalisasi tambak dan sawah segera direalisasikan, sehingga masyarakat terdampak dapat kembali bangkit,” ujar Muntasir.
Selain mendorong pemulihan jangka panjang, kunjungan kerja tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan tunai sebesar Rp100 juta kepada nelayan terdampak di Desa Lancok. Bantuan ini diharapkan menjadi stimulus awal dalam mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara optimistis sinergi lintas kementerian ini akan mampu menjaga stabilitas pasokan pangan daerah serta mempercepat perbaikan infrastruktur pertanian dan perikanan sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat setempat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua MKD DPR RI, unsur Forkopimda, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Anggota DPRK Aceh Utara. (Y)









