AcehACEH TAMIANGBeritaPemerintahTNI Polri

Bupati Aceh Tamiang–Dandim 0117 Gelar Audiensi Normalisasi Sungai Pascabanjir

×

Bupati Aceh Tamiang–Dandim 0117 Gelar Audiensi Normalisasi Sungai Pascabanjir

Sebarkan artikel ini

Aceh Tamiang- Satupena.co.id:
Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH, didampingi Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya, S.Sos., M.M., menggelar audiensi terkait normalisasi Sungai Tamiang pascabanjir di Kecamatan Seruway, Jumat (6/2/2026).

Audiensi yang berlangsung di Coffee Syanum, Desa Pekan Seruway, tersebut dihadiri seluruh Datok Penghulu dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Seruway. Pertemuan ini membahas progres pengerukan sungai yang saat ini dikerjakan oleh Satgas Kuala.

Dandim 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm Raden Subhi mengatakan audiensi dilakukan untuk menyerap aspirasi sekaligus mengetahui respons masyarakat terhadap kegiatan normalisasi sungai.

Baca juga Artikel ini :  Sambut Hari Bhayangkara ke-78, Kapolres Malang Pimpin Ziarah ke TMP Prayuda Nirwana

“Kami ingin melihat langsung tanggapan masyarakat terkait normalisasi Sungai Tamiang yang sedang berjalan,” ujar Subhi.

Ia menjelaskan, normalisasi sungai bertujuan mengembalikan fungsi alur sungai agar mampu menampung debit air lebih besar dan mencegah banjir terulang saat musim hujan.

Baca juga Artikel ini :  Personel Polsek Tumpang Amankan Kotak Suara di Gedung PPK

Subhi juga mengapresiasi dukungan masyarakat Kecamatan Seruway terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, dengan pendalaman dan pelebaran sungai, aliran air diharapkan menjadi lebih lancar.

Usai audiensi, Bupati Aceh Tamiang bersama rombongan meninjau langsung progres pengerjaan normalisasi Sungai Tamiang yang dikerjakan Satgas Kuala TNI–Jhonlin.

Baca juga Artikel ini :  Akademisi Nilai Dr. Iswadi, M.Pd. layak masuk kabinet Prabowo

Dalam peninjauan tersebut turut hadir jajaran Forkopimda, di antaranya Dandim 0117/Aceh Tamiang, Danyon Zipur, Kabag Ops Polres Aceh Tamiang, Plt Kadis PUPR Aceh Tamiang, Camat Seruway, unsur TNI-Polri, para Datok Penghulu, serta tokoh masyarakat setempat.