Aceh Tengah,Satupena.co.id.- Cuaca panas yang melanda wilayah Aceh Tengah selama dua pekan terakhir menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di areal tanaman sere wangi milik warga serta kawasan hutan pinus yang kerap terbakar saat musim kemarau.2 Juni 2025.
Sebagai langkah antisipatif, Babinsa Koramil 05/Linge, Kodim 0106/Aceh Tengah, Serda Anas Usriono bersama para kepala dusun melaksanakan patroli Karhutla di sekitar wilayah Desa Kute Keramil, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah.
Patroli ini bertujuan untuk memantau kondisi lahan dan hutan secara langsung, serta mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kegiatan tersebut juga merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah bencana yang dapat merugikan warga secara ekonomi maupun kesehatan.
“Kami mengimbau warga untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan, sekecil apa pun. Kondisi cuaca yang sangat panas dan angin kencang dapat memicu kebakaran meluas dengan cepat,” ujar Serda Anas di sela kegiatan patroli.
Selain patroli rutin, Babinsa dan aparat desa juga berencana membentuk posko siaga Karhutla sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan terburuk selama musim kemarau ini.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan bahaya Karhutla semakin meningkat dan kebakaran yang kerap terjadi setiap tahun dapat dicegah sejak dini.








