Scroll untuk baca artikel
Ketuk Play Untuk Melihat Tayangan Live DMTV Malang
JAKARTAPenilu

Akademisi Universitas Esa Unggul Ingatkan Pemilu Hanya Instrumen Capai Tujuan Berbangsa

46
×

Akademisi Universitas Esa Unggul Ingatkan Pemilu Hanya Instrumen Capai Tujuan Berbangsa

Sebarkan artikel ini

0:00

 

Jakarta – Satupena.co.id

Akademisi Universitas Esa Unggul Dr. Iswadi, M.Pd, Ingatkan Pemilu Hanya Instrumen untuk mencapai Tujuan berbangsa dan bernegara dan pemilu juga bukan tujuan akhir dari negara Indonesia. Menurutnya, pemilu hanya sebuah instrumen atau alat untuk mencapai tujuan berbangsa dan bernegara sebagaimana yang tercantum dalam pembukaan konstitusi.
Sebagaimana diketahui, tujuan berbangsa termasuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, serta perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Mengingat mulai hari ini sudah mulai minggu tenang dan situasi politik semakin hangat menjelang hari pencoblosan, Dr. Iswadi, M.Pd  mengajak anak bangsa, terutama para elite merefleksikan makna pemilu yang hanyalah instrumen atau alat untuk mencapai tujuan berbangsa dan bernegara secara adil dan beradab
“Karena pemilu ini hanya instrumen atau alat mewujudkan amanat konstitusi, maka kita semua harus memastikan prosesnya sesuai prinsip-prinsip demokrasi. Bahkan, setelah nanti pemimpin dan wakil rakyat terpilih secara legitimasi, tugas kita sebagai warga negara belum usai,” ujar Pria Kelahiran Aceh Ini dalam keterangan tertulis, Minggu (11/2/2024).

Baca juga Artikel ini :   Kepemimpinan Karismatik Yuddy Chrisnandi

Menurut Dr. Iswadi, M.Pd
hal ini karena, kita masih harus mengawal mereka yang kita pilih agar menggunakan kekuasaannya hanya untuk kepentingan umum bukan kepentingan segelintir orang imbuhnya.
Dr. Iswadi, M.Pd  menjelaskan pemilu bagi negara demokrasi seperti Indonesia merupakan instrumen/alat mempertemukan segala macam perbedaan pandangan, terutama politik, untuk mencapai sebuah konsensus baru yang harus disepakati semua pihak. Setidaknya untuk menentukan keberlanjutan perjalanan bangsa selama lima tahun ke depan.

Baca juga Artikel ini :   Daftar Peraih Suara Terbanyak Untuk Caleg DPRA Dapil Aceh 9 Mulai Kelihatan

“Perbedaan pandangan yang semakin meruncing saat ini harus dianggap sebagai proses untuk mencari kandidat mana yang dinilai paling ideal mempercepat tujuan bangsa sebagaimana tercantum dalam pembukaan konstitusi,” papar Dr. Iswadi, M.Pd

“Pemilu adalah alat untuk memberikan legitimasi kepada pemerintah dan wakil rakyat yang terpilih secara demokratis dan untuk mencegah konsolidasi kekuasaan di tangan sejumlah kecil individu atau kelompok yang dapat mengancam prinsip-prinsip demokrasi,” sambungnya.
Dr. Iswadi, M.Pd  menilai gegap gempita penyelenggaraan Pemilu 2024 harus dipandang sebagai fondasi sistem demokrasi agar terus berfungsi dengan baik. Untuk itu, Dr. Iswadi, M.Pd  berharap setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memilih dan diwakili dalam proses pengambilan keputusan politik.

Baca juga Artikel ini :   Karo SDM Polda Aceh Dan Kapolres Serta Forkopimda Hadiri Pemberangkatan Logistik Pemilu Ke Kecamatan

Lebih lanjut, Dr. Iswadi, M.Pd  mengatakan pemilu adalah momentum yang dihadirkan secara berkala bagi rakyat sebagai pemegang saham terbesar di Indonesia untuk memberikan legitimasi pada pemerintahan dan parlemen yang terpilih. Pemilu juga digelar untuk memastikan mereka yang terpilih bekerja berdasarkan kehendak rakyat dan bertindak sesuai dengan kepentingan umum, bukan kepentingan golongan tertentu.Oleh karena itu hari rabu Tanggal 14 Februari 2024 mendatang kita mengajak semua Rakyat untuk datang ke TPS untuk Menjemput Perubahan dan mengunakan hak politiknya untuk memilih presiden dan wakil presiden sesuai dengan Hati Nuraninya masing masing dan Insya Allah akan terpilih Presiden yang terbaik untuk Bangsa Indonesia demikian Dr. Iswadi, M.Pd. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *