AcehAceh BaratBerita

YARA Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Wewenang di Lapas Meulaboh, Minta Investigasi

×

YARA Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Wewenang di Lapas Meulaboh, Minta Investigasi

Sebarkan artikel ini

Aceh Barat – Suasana dingin di balik tembok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Meulaboh, Aceh Barat mendadak riuh oleh isu miring. Hubungan internal antarpetugas di benteng pemasyarakatan tersebut dikabarkan merenggang lantaran dugaan intervensi dan penyalahgunaan wewenang (abuse of power) yang dilakukan oleh sang Kepala Lapas (Kalapas), Tendi Kustendi.

Sorotan tajam kini mengarah pada tata kelola Koperasi Pegawai Lamo Meutuah Syariah wadah koperatif milik para petugas Lapas setempat. Kalapas diduga kuat mencampuri urusan domestik koperasi, khususnya terkait hak pengelolaan kantin di dalam area penjara.

Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Aceh Barat mencium aroma ketidakberesan tersebut. Kepala Perwakilan YARA Aceh Barat, Hamdani, menyatakan bahwa tindakan main kayu tersebut berpotensi memicu keretakan internal yang serius di tubuh para sipir. Jika dibiarkan, gejolak ini dinilai dapat merembet pada stabilitas keamanan dan ketertiban lapas.

Baca juga Artikel ini :  Anggota DPRA Ramuddinsyah Siap Hidupkan Kembali Klub Didong Gayo Kabinet Bebesen yang Vakum Selama 20 Tahun

” Kami mendapat informasi terkait dugaan intervensi dan penyalahgunaan kewenangan dari Kalapas terhadap koperasi petugas. Ini berpotensi menimbulkan konflik internal antarpetugas yang ujung-ujungnya merambah pada gangguan keamanan dan ketertiban lapas ke depan,” ujar Hamdani saat dikonfirmasi, Jumat (2/10/2026).

Hamdani, yang saat ini tengah menempuh studi Doktor Ilmu Hukum di Universitas Islam Sultan Agung Semarang, menilai langkah Kalapas Meulaboh menabrak dua regulasi sekaligus: Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan serta Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.

Baca juga Artikel ini :  *Polda Riau Gelar Road to Riau Bhayangkara Run 7,9 K*

Menurutnya, lembaga pemasyarakatan semestinya menjadi cermin penegakan hukum yang transparan dan akuntabel, bukan justru mempertontonkan praktik kesewenang-wenangan kepemimpinan.

” Kepatuhan terhadap aturan adalah pondasi utama menjaga keamanan penjara. Jika aturan main saja dilanggar oleh pimpinannya, ketertiban di dalam jelas terancam,” tuturnya menegaskan.

Guna mencegah eskalasi konflik di dalam lapas, YARA mendesak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, untuk segera menerjunkan tim investigasi independen guna mengusut tuntas kasus ini. Tak hanya ke kementerian, YARA juga tengah merampungkan berkas laporan resmi untuk dikirimkan ke Komisi XIII DPR RI.

Baca juga Artikel ini :  Rutan Kelas I Medan Fasilitasi Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Balai Diklat Keagamaan Medan

” Kami akan menyurati Kementerian Imipas dan Komisi XIII DPR RI secara resmi agar informasi ini segera diinvestigasi secara menyeluruh,” pungkas Hamdani.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi resmi dari Kepala Lapas Kelas IIB Meulaboh, Tendi Kustendi, serta pihak Kanwil Kemenkumham/Imipas Aceh terkait dugaan intervensi tersebut.

Berita

Pemkab Tapanuli Utara Hadiri Pesta Gotilon HKBP Sabungan, Ajak Masyarakat…

Berita

  Taput//Satupena co.id. Bupati Tapanuli Utara menghadiri penutupan Olimpiade Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026 di SMP Swasta Santa Maria Tarutung, Sabtu (19/9/2026).   Mengusung tema “Olimpiade Sains Menginspirasi, Tapanuli Utara Berprestasi”, OSKU diikuti peserta dari 53 sekolah penyelenggara kelas unggulan di 15 kecamatan, dengan bidang kompetisi Matematika, Bahasa Inggris, IPA, dan IPS.   Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengembangkan potensi akademik, kemampuan berpikir kritis dan kreatif, sekaligus menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat dan sportif.   Pada penutupan, diumumkan para pemenang serta dilaksanakan penyerahan hadiah, medali, piagam penghargaan dan uang pembinaan.   Bupati Tapanuli Utara secara resmi menutup pelaksanaan OSKU Tahun 2026 dengan harapan kegiatan ini semakin mendorong semangat belajar dan lahirnya generasi muda Tapanuli Utara…

Hayo mau copy paste ya