PertanianSUMATERA UTARA

Petani Desa Sena Dilarang Garap Sawah di Sport Center Batang Kuis, Diduga wanita berinisial R ngaku diberi Mandat Dispora Provinsi Sumut

×

Petani Desa Sena Dilarang Garap Sawah di Sport Center Batang Kuis, Diduga wanita berinisial R ngaku diberi Mandat Dispora Provinsi Sumut

Sebarkan artikel ini

Petani Desa Sena Dilarang Garap Sawah di Sport Center Batang Kuis, Diduga wanita berinisial R ngaku diberi Mandat Dispora Provinsi Sumut

Deli Serdang//Satupena.co.id

Seorang wanita berinisial ‘R’ bersama temannya mendatangi sekelompok Petani di Lahan Sport Center, Jalan Sultan Serdang, Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, pada Senin (07/09/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kedatangan ‘R’ memicu keresahan warga masyarakat. Pasalnya, lahan sawah yang sudah lama digarap dan baru siap panen itu tiba-tiba dilarang untuk diolah kembali.

Baca juga Artikel ini :  Kapolres Toba Diwakili Kapolsek Hadiri Muscab, Tekankan Sinergi dan Kondusivitas

‘R’ mengklaim lahan tersebut akan diambil alih dan mengaku mendapat mandat dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara. Namun saat diminta menunjukkan bukti surat mandat tersebut, ‘R’ tidak bisa menunjukkannya.

Padahal, menurut warga masyarakat, lahan itu sudah puluhan tahun ditanami padi oleh masyarakat Desa Sena dan menjadi satu-satunya sumber penghidupan mereka.

Baca juga Artikel ini :  Program revitalisasi sekolah di Kabupaten Toba, Sumatra Utara, mendapat sorotan dari aktivis dan pemerhati pendidikan.

Akibat kejadian itu, empat orang warga masyarakat diusir secara paksa dari lahan garapannya. Mereka adalah JP, EP, SM, dan NN. Warga dilarang lagi menanam padi di lokasi tersebut dengan alasan akan digarap ‘R’ sendiri. Sementara pihak Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara hingga saat ini diketahui belum menggunakan lahan tersebut.

Baca juga Artikel ini :  ‎Pemkab Taput Hadiri Ibadah Minggu II Dung Trinitatis dan Pelantikan Pengurus Yayasan Anugerah HKI Tarutung Kota ‎.

“Kami sangat keberatan atas perbuatan si ‘R’ tersebut. Kami sudah lama mengusahai sawah ini dan kami juga yang mencetak sawahnya. Tiba-tiba dirampas seenaknya,” ujar salah seorang warga masyarakat Desa Sena, Kamis (10/09/2026).

Warga pun berharap ada perhatian dari pihak berwenang agar persoalan ini segera diselesaikan dan mereka bisa kembali bercocok tanam di lahan yang sudah lama mereka kelola.
(Team)

Berita

‎Gebrakan Infrastruktur Pemkab Taput: Jalan dan Jembatan di Sipahutar Terus…

Hayo mau copy paste ya