Bener Meriah- Satupena.co.id : Warga Kecamatan Syiah Utama, khususnya di wilayah Samar Kilang, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengeluhkan gangguan jaringan seluler yang terjadi dalam dua hari terakhir. Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan mengakses berbagai layanan dan informasi secara daring.
Rahmatdi, pemuda Karang Taruna Kecamatan Syiah Utama, menyampaikan keluhan tersebut kepada Satupena.co.id melalui pesan WhatsApp, Senin (31/8/2026).
Menurut Rahmatdi, gangguan jaringan seluler di wilayah Samar Kilang telah berlangsung selama sekitar dua hari. Jaringan bahkan sempat mengalami mati total sebelum kembali muncul, namun hingga kini kualitas jaringan masih belum normal dan kerap mengalami gangguan.
“Jaringan seluler di Samar Kilang sudah dua hari error. Sempat mati total, kemudian muncul lagi, tetapi sampai sekarang masih dalam keadaan error,” ujar Rahmatdi.
Ia mengatakan, kondisi tersebut cukup mengganggu aktivitas masyarakat, mengingat berbagai kebutuhan sehari-hari saat ini semakin bergantung pada akses internet dan layanan digital.
“Sebagai masyarakat di wilayah paling ujung di Kabupaten Bener Meriah, kami tentu sangat berharap kepada pihak terkait agar bergerak cepat untuk menangani masalah jaringan seluler ini,” katanya.
Rahmatdi menambahkan, gangguan jaringan tidak hanya berdampak pada komunikasi, tetapi juga menyulitkan masyarakat dalam mengikuti berbagai aktivitas yang dilakukan secara daring.
Terlebih, kata dia, kegiatan belajar, mengerjakan tugas sekolah, komunikasi dengan keluarga yang berada di luar daerah, hingga mengakses informasi terkait pelayanan sosial kini banyak dilakukan melalui jaringan internet.
“Sekarang semua serba daring, mulai dari belajar, mengerjakan tugas, hingga berkomunikasi dengan keluarga. Ada juga anak-anak yang sekolah di luar daerah sehingga sulit untuk menanyakan kabar,” ungkapnya.
Selain itu, gangguan jaringan juga dirasakan oleh masyarakat lanjut usia yang membutuhkan akses informasi mengenai program bantuan sosial pemerintah.
“Bahkan ada lansia yang ingin mengecek kartu PKH atau bantuan sosial (bansos), tetapi tidak bisa karena jaringan error,” tambah Rahmatdi.
Ia berharap operator seluler maupun instansi terkait dapat segera melakukan pemeriksaan terhadap infrastruktur jaringan di wilayah tersebut sehingga pelayanan komunikasi dan akses internet masyarakat kembali normal.
“Harapan kami, masalah ini segera ditangani karena jaringan seluler sudah menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat,” pungkasnya.
Reporter: Iwan Karuna.

















