BeritaLampung

Disdikbud Lampung Tanggapi Cepat Keluhan Masyarakat: Pastikan SPMB Sesuai Aturan dan Atasi Wilayah Blankspot

×

Disdikbud Lampung Tanggapi Cepat Keluhan Masyarakat: Pastikan SPMB Sesuai Aturan dan Atasi Wilayah Blankspot

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung –Satupena.co.id: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk merespons setiap masukan, kritik, maupun keluhan masyarakat dengan gerak cepat. Langkah ini diambil guna menjamin pelayanan publik di sektor pendidikan berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menyatakan bahwa menindaklanjuti laporan warga adalah kewajiban seluruh jajarannya. Menanggapi isu yang berkembang terkait sisa kuota pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMAN 1 Semaka, Kabupaten Tanggamus, ia memastikan tim penanganan akan langsung turun ke lapangan guna melakukan pengecekan dan klarifikasi.

“Apabila ada kritik atau keluhan, tim kami akan segera meninjau dan memberikan penjelasan selengkap mungkin kepada masyarakat. Hal ini penting agar informasi yang diterima publik jelas dan akurat,” ujar Thomas Amirico saat memberikan keterangan tertulis pada Selasa (22/7/26)

Ia juga menegaskan bahwa seluruh tahapan pelaksanaan SPMB di Provinsi Lampung telah berjalan sesuai peraturan dan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku. “Kami melaksanakan seluruh proses berdasarkan aturan yang ada, dan tetap terbuka terhadap segala saran, masukan, serta kritikan membangun dari semua pihak,” tambahnya.

Baca juga Artikel ini :  HKTI Yakin Kepemimpinan Mayjen Novi Helmy Meningkatkan Kinerja Bulog dan Swasembada Pangan

Untuk mempermudah komunikasi dan pelayanan, Disdikbud Lampung telah mengaktifkan Pos Pelayanan Informasi dan Pengaduan. Fasilitas ini disediakan agar masyarakat dapat dengan mudah berkonsultasi atau melaporkan kendala yang ditemukan di lapangan. Kehadiran pos ini juga diharapkan dapat menekan penyebaran informasi yang tidak benar, sehingga data yang disampaikan ke publik tetap terpercaya.

Selain membenahi sistem penerimaan siswa baru, Thomas juga menyoroti tantangan infrastruktur pendidikan, khususnya keterbatasan jaringan internet di wilayah terpencil atau yang dikenal sebagai wilayah blankspot.

Baca juga Artikel ini :  Dukung Swasembada Pangan, Polsek Pegasing Matangkan Lahan untuk Penanaman Jagung

Menurutnya, pemerataan akses digital menjadi prioritas utama yang harus segera diselesaikan. Langkah ini dinilai sangat krusial agar proses pembelajaran berbasis teknologi serta pelayanan administrasi sekolah di seluruh pelosok Lampung dapat berjalan maksimal tanpa hambatan.

Sikap responsif dan transparan yang ditunjukkan oleh Kepala Disdikbud Lampung ini mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat luas. Harapannya, langkah nyata ini dapat mendorong peningkatan kualitas dan pemerataan akses pendidikan yang merata di Provinsi Lampung.

Reporter Andre

Hayo mau copy paste ya