AcehBENER MERIAHBerita

Gotong Royong dan Jumat Bersih Perkuat Kebersamaan Warga Pancar Jelobok

×

Gotong Royong dan Jumat Bersih Perkuat Kebersamaan Warga Pancar Jelobok

Sebarkan artikel ini

Reje Kampung Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan, Bhabinkamtibmas Ingatkan Waspada Gangguan Kamtibmas Pascapanen Kopi

Bener Meriah –Satupena.co.id:  Semangat gotong royong terus dipelihara masyarakat Kampung Pancar Jelobok, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah. Melalui program rutin Gotong Royong dan Jumat Bersih, pemerintah kampung bersama warga bergotong royong membersihkan lingkungan secara bergiliran di setiap dusun.

Program yang dilaksanakan setiap Jumat tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata rapi, tetapi juga menjadi wadah mempererat hubungan sosial antarwarga. Dalam kegiatan itu, masyarakat berkumpul, saling berinteraksi, berdiskusi, dan bertukar informasi mengenai berbagai persoalan di lingkungan mereka.

Kegiatan ini turut melibatkan aparat keamanan, yakni Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang bertugas di Kampung Pancar Jelobok, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah kampung, masyarakat, dan unsur TNI-Polri dalam menjaga ketertiban serta kebersihan lingkungan.

Reje Kampung Pancar Jelobok, Aida Putra, mengatakan bahwa Gotong Royong dan Jumat Bersih merupakan salah satu program prioritas pemerintah kampung yang akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Baca juga Artikel ini :  Dr. Iswadi, M.Pd. Tegaskan Hak Pendidikan untuk Setiap Warga Negara

“Kami mengimbau seluruh kepala dusun dan masyarakat Kampung Pancar Jelobok agar terus melaksanakan kegiatan gotong royong dan Jumat Bersih. Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan serta menjadi sarana berbagi informasi mengenai kondisi dan perkembangan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kampung Pancar Jelobok, Aipda Ujang Sukri, mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama setelah memasuki masa pascapanen kopi.

Menurutnya, pada periode tersebut kondisi ekonomi sebagian masyarakat mulai memasuki musim paceklik yang berpotensi meningkatkan tindak kriminalitas, seperti pencurian maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Baca juga Artikel ini :  Sidang Lanjutan Kasus PT. BPRS Kota Juang,, JPU Periksa para terdakwa.

Ia juga mengajak para orang tua dan generasi muda untuk menjauhi berbagai perilaku yang melanggar hukum, seperti penyalahgunaan narkoba dan praktik judi online.

“Mari kita tingkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga kampung dari segala bentuk tindak kriminal. Hindari narkoba, judi online, dan berbagai perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Dengan kebersamaan, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib,” pungkasnya.

Reporter: Wenjuans

Hayo mau copy paste ya