BeritaJAWA TIMUR

FH UNESA–LBH PLATO Luncurkan “Magang Berdampak”, Cetak Calon Penegak Hukum Humanis dan Berintegritas

×

FH UNESA–LBH PLATO Luncurkan “Magang Berdampak”, Cetak Calon Penegak Hukum Humanis dan Berintegritas

Sebarkan artikel ini

Kolaborasi akademik dan praktisi hukum hadirkan pembelajaran nyata berbasis advokasi sosial, riset, dan pendampingan hukum bagi mahasiswa

Surabaya, Satupena.co.id – Fakultas Hukum Universitas Negeri Surabaya (FH UNESA) bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PLATO resmi menjalin kolaborasi strategis melalui program “Magang Berdampak”. Program ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan praktik penegakan hukum di tengah masyarakat.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pada Kamis, 21 Mei 2026. Penandatanganan dilakukan oleh Ketua LBH PLATO, Adv. Moch. Choliq Al Muchlis, dan Dekan FH UNESA, Arinto Nugroho.

Program “Magang Berdampak” dirancang sebagai wadah pembelajaran praktis bagi mahasiswa hukum. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori di ruang kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam pendampingan hukum, advokasi sosial, penelitian hukum, hingga edukasi kepada masyarakat.

Kolaborasi ini sekaligus menjadi implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, yang mencakup aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Baca juga Artikel ini :  Patroli Gabungan Satgas Anti-Premanisme Polres Aceh Tengah, Wujudkan Rasa Aman di Tengah Masyarakat

FH UNESA melalui konsep “Kampus Berdampak” terus mendorong mahasiswa menghasilkan karya yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat. Selain skripsi, mahasiswa juga diberikan alternatif penyelesaian tugas akhir melalui publikasi jurnal ilmiah maupun proyek berbasis dampak sosial. Konsep ini sejalan dengan program unggulan LBH PLATO “PRIMA” (Program Riset, Implementasi, dan Advokasi).

Dalam implementasinya, terdapat empat program utama yang menjadi fokus kerja sama. Pertama, edukasi hukum melalui penyuluhan dan pelatihan untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat sekaligus melatih kemampuan komunikasi publik mahasiswa.

Kedua, layanan konsultasi hukum yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menghadapi klien, menggali fakta hukum, serta merumuskan solusi hukum secara profesional dan edukatif.

Ketiga, penelitian hukum melalui penyusunan artikel, analisis kasus, dan legal opinion guna mengasah ketajaman analisis mahasiswa terhadap hubungan antara hukum normatif dan realitas sosial.

Baca juga Artikel ini :  Kodim 0102/Pidie Gelar Apel Pemberangkatan Cuti Tahunan 2024

Keempat, pendampingan hukum baik litigasi maupun non-litigasi, yang memungkinkan mahasiswa terlibat dalam proses persidangan, penyusunan dokumen hukum, hingga advokasi di luar pengadilan.

Ketua LBH PLATO, Adv. Moch. Choliq Al Muchlis, menegaskan bahwa program ini menjadi jawaban atas tantangan penegakan hukum modern yang menuntut tidak hanya kecakapan akademik, tetapi juga kepekaan sosial.

“Melalui program ‘Magang Berdampak’, mahasiswa tidak hanya memahami pasal-pasal hukum, tetapi juga dibentuk memiliki empati sosial, integritas, dan keberpihakan terhadap akses keadilan bagi masyarakat rentan, termasuk Anak Berhadapan dengan Hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan FH UNESA, Arinto Nugroho, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan komitmen kampus dalam menghadirkan pembelajaran hukum yang adaptif dan kontekstual.

“Mahasiswa akan mendapatkan pengalaman nyata melalui praktik Clinical Legal Education, mulai dari penyusunan berkas perkara hingga analisis implementasi regulasi di masyarakat. Kami ingin mencetak lulusan hukum yang kompeten, siap kerja, dan berpihak pada nilai kemanusiaan serta keadilan publik,” jelasnya.

Baca juga Artikel ini :  Dilaksanakan Bulan ini, Bupati Samosir Dukung Perayaan Paskah Oikumene

Program ini turut diinisiasi oleh Kepala Laboratorium FH UNESA, Dita Perwitasari. Dukungan juga datang dari Advokat dan Dewan Pengurus Daerah Kongres Advokat Indonesia Jawa Timur, Muhammad Arief Riyadi, yang menilai kolaborasi ini sebagai ruang strategis untuk pengabdian sekaligus pembelajaran praktis bagi mahasiswa hukum.

Melalui kolaborasi ini, FH UNESA dan LBH PLATO berharap dapat melahirkan sarjana hukum yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial dan kemampuan praktik yang kuat dalam memperjuangkan keadilan.

Semangat “The Warm Expert” pun diusung sebagai fondasi dalam membentuk generasi penegak hukum yang humanis, profesional, dan berdampak nyata bagi masyarakat luas.

(Red/Ch/Ad)

Hayo mau copy paste ya