Aceh Tengah —Satupena.co.id: Tim gabungan dari Polsek Kebayakan, Satintelkam Polres Aceh Tengah, dan BPBD Aceh Tengah berhasil mengevakuasi satu korban tenggelam di kawasan wisata Camping Galaksi, Dusun Pasir, Kampung Mendale, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu malam (17/5/2026).
Korban diketahui bernama M. Dodi Irawan (29), seorang wiraswasta asal Kampung Jurusen, Kecamatan Pegasing. Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sebelumnya diduga tenggelam di perairan .
Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa penemuan korban bermula sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, seorang saksi bernama Rahmadi, yang merupakan adik ipar korban, mendengar suara gelembung air dari arah danau, tidak jauh dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam.
“Merasa curiga, saksi bersama keluarga korban melakukan pengecekan ke lokasi sumber suara. Setibanya di sana, mereka melihat pakaian korban mengapung di permukaan air,” ujar Kapolres.
Mengetahui hal tersebut, saksi bersama warga segera menggunakan perahu milik BPBD Aceh Tengah untuk melakukan pencarian. Tak berselang lama, korban ditemukan dalam kondisi mengapung di permukaan danau, kemudian langsung dievakuasi ke tepian.
Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan kepada pihak Polsek Kebayakan dan BPBD Aceh Tengah. Personel kepolisian bersama tim BPBD segera turun ke lokasi guna membantu proses evakuasi, pengamanan area, serta pengumpulan keterangan dari para saksi di tempat kejadian perkara.
Sekitar pukul 19.45 WIB, korban berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dan kemudian dibawa ke RSUD Datu Beru Takengon untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Setelah proses penanganan selesai, pada pukul 23.30 WIB jenazah diberangkatkan oleh pihak keluarga menuju Kabupaten Aceh Besar untuk dimakamkan.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, korban diduga tenggelam saat beraktivitas di kawasan wisata Camping Galaksi di sekitar danau tersebut.
Sementara itu, aparat mengungkapkan bahwa hingga kini masih terdapat satu korban lain yang belum ditemukan, yang diduga tenggelam sejak Jumat sore (15/5/2026). Tim gabungan dari kepolisian, BPBD, dan unsur terkait masih terus melakukan pencarian secara intensif di sekitar lokasi kejadian.
Dalam penanganan insiden ini, kepolisian telah melakukan sejumlah langkah, di antaranya mengamankan lokasi kejadian, berkoordinasi dengan PSC dan BPBD, membantu proses evakuasi, serta mendata para saksi.
Polres Aceh Tengah juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kawasan Danau Lut Tawar, baik untuk memancing maupun berwisata, agar selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat beraktivitas pada malam hari.
Selain itu, diperlukan peningkatan pengawasan, pemasangan rambu peringatan, serta penyediaan alat keselamatan bagi masyarakat yang menggunakan perahu maupun beraktivitas di sekitar danau, guna mencegah terjadinya peristiwa serupa di masa mendatang.













