AcehBENER MERIAHBerita

RGM Desak Transparansi, Kembali Datangi DPRK Bener Meriah Pertanyakan Hasil Pansus

×

RGM Desak Transparansi, Kembali Datangi DPRK Bener Meriah Pertanyakan Hasil Pansus

Sebarkan artikel ini

Audiensi jilid II dihadiri 19 personel RGM, soroti komitmen DPRK dan dorong kejelasan tindak lanjut hasil kerja panitia khusus

Bener Meriah- Satupena.co.id:  Aliansi Rakyat Genap Mupakat (RGM) kembali mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bener Meriah pada Senin (11/5/2026). Kedatangan tersebut merupakan bagian dari audiensi jilid II untuk mempertanyakan perkembangan dan hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) yang sebelumnya telah dibahas dalam pertemuan pertama.

Sebanyak 19 personel RGM hadir dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat DPRK. Audiensi ini menjadi tindak lanjut atas komitmen DPRK untuk menyampaikan progres dan hasil kerja pansus terkait isu-isu yang menjadi perhatian publik.

Baca juga Artikel ini :  Tersangka Judi Online Habiskan Ratusan Juta dalam 10 Bulan

Ketua RGM Bener Meriah, Misriadi Adijan, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan aparat keamanan, termasuk Kapolres Bener Meriah, guna memastikan jalannya kegiatan berlangsung tertib dan kondusif.

Pertemuan diawali dengan pemaparan maksud dan tujuan audiensi oleh Ketua RGM. Selanjutnya, sejumlah juru bicara RGM—Sutrisno, Misradi, Muctar, dan Alipan—menyampaikan berbagai poin tuntutan serta aspirasi masyarakat yang selama ini menjadi perhatian aliansi tersebut.

Baca juga Artikel ini :  Polisi, TNI, dan KIP Gelar Zikir dan Doa Bersama untuk Pilkada Damai Pidie Jaya 2024

Dalam sesi diskusi, dialog interaktif antara RGM dan Wakil 1 pimpinan DPRK Win Kusumandana mimija menjadi sorotan utama. Pembahasan difokuskan pada kejelasan hasil kerja pansus sesuai komitmen yang telah disepakati sebelumnya. Selain itu, forum juga dimanfaatkan sebagai ruang mediasi untuk meredam ketegangan yang sempat terjadi pada audiensi pertama, sekaligus menyatukan persepsi antar pihak.

RGM turut memaparkan rencana program kerja jangka panjang sebagai kontribusi terhadap pembangunan daerah, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Pada akhir audiensi, dibahas pula rencana pertemuan lanjutan antara RGM dan Bupati Bener Meriah yang akan difasilitasi oleh DPRK.

Baca juga Artikel ini :  Lhokseumawe Kirim 55 Peserta ke MTQ Provinsi Aceh 2025

Melalui audiensi ini, RGM menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas DPRK dalam menyampaikan hasil kerja pansus kepada publik. Aliansi tersebut juga mendorong penguatan sinergi antara masyarakat, legislatif, dan pemerintah daerah guna mempercepat pembangunan Bener Meriah secara berkelanjutan.

Hayo mau copy paste ya